Koran Jakarta | September 18 2019
No Comments
Pengurangan Hukuman

130.383 Napi Dapat Remisi Kemerdekaan

130.383 Napi Dapat Remisi Kemerdekaan

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Sebanyak 130.383 narapidana (Napi) memperoleh Remisi Umum (RU) pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 RI, Sabtu (17/8). Dari 199.263 Napi yang diusulkan mendapat RU Ta­hun 2019, sebanyak 127.593 orang menerima RU I atau pengurangan sebagian. Seba­nyak 2.790 Napi menerima RU II atau langsung bebas.

“Melalui pemberian remisi ini diharapkan seluruh warga binaan pemasyarakatan (WBP) selalu patuh dan taat kepada hukum/norma yang ada seba­gai bentuk tanggung jawab ke­pada Tuhan maupun sesama manusia,” kata Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna H Laoly, dalam ke­terangan tertulis yang diterima Koran Jakarta, Sabtu (17/8).

Menkumham meminta pemberian remisi tidak hanya dimaknai sebagai pemberian hak warga binaan, tetapi apre­siasi negara terhadap WBP yang telah berhasil menunjuk­kan perubahan perilaku. Warga binaan memperbaiki kualitas dan meningkatkan kompetensi diri dengan mengembangkan keterampi­lan untuk dapat hidup mandi­ri, serta menumbuhkan dan mengembangkan usahanya dalam rangka membangun perekonomian nasional.

Yasonna menegaskan re­vitalisasi penyelenggaraan pemasyarakatan yang men­jadi solusi penyelesaian per­masalahan-permasalahan pe­masyarakatan harus mampu menyentuh pelbagai program pembinaan. Dengan begitu dapat mengantarkan mere­ka menjadi manusia yang berkualitas, terampil, dan mandiri sehingga mampu memberikan kontribusi dalam peningkatan SDM yang men­dukung dan memajukan per­ekonomian nasional.

Semua pihak diajak me­mandang persoalan kelebihan isi penghuni dari sisi berbeda, yaitu sebagai modalitas utama dalam pembangunan nasional. “Kelebihan isi penghuni me­nunjukkan lapas/rutan se­benarnya memiliki aset dan potensi luar biasa untuk men­dukung berjalannya kegiatan ekonomi kreatif sehingga pada akhirnya dapat penghasilkan pendapatan negara bukan pajak sebagai bentuk kontribusi pe­masyarakatan kepada negara,” tukas Yasonna. eko/ola/N-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment