Koran Jakarta | September 18 2019
No Comments
Pembajakan Kapal - TNI AL Kerahkan KRI Teluk Lada

20 ABK Mina Sejati Masih Disandera

20 ABK Mina Sejati Masih Disandera

Foto : ISTIMEWA
KRI Teluk Lada
A   A   A   Pengaturan Font
Kapal motor Mina Sejati disandera saat berlayar di perairan laut Dobo pada Sabtu (17/8) pukul 16.00 WITA.

AMBON - TNI Angkatan Laut (AL) mengerahkan Kapal Republik Indonesia (KRI) Teluk Lada untuk bernegosiasi sekaligus membebaskan dua puluh anak buah kapal (KM) Mina Sejati yang disandera di perairan laut Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, sejak Sabtu (17/8).

“Sekarang masih dalam proses penyanderaan. Sekarang sedang dilakukan negosiasi dan penggerebekan dari TNI AL, KRI Teluk Lada, Koarmada III,” kata Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Ambon, Muslimin, di Ambon, Minggu (18/8). KM Mina Sejati disandera saat berlayar di perairan laut Dobo pada Sabtu (17/8) pukul 16.00 WITA.

Muslimin menjelaskan, dari informasi terbaru yang dia dapatkan, total seluruh ABK dan nahkoda kapal yang dibajak itu berjumlah 36 orang. Sedangkan ABK yang nekat menceburkan diri ke laut untuk menyelamatkan diri berjumlah 13 orang. “Jadi 13 orang ABK yang melompat ke laut itu dua orang meninggal dan 11 lainnya selamat.

Mereka saat ini sedang berada di KM Surya Terbit,” kata Muslimin. Informasi yang diperoleh Badan SAR Ambon, latar belakang pembajakan ini karena adanya unsur dendam atau masalah internal KM) Mina Sejati.

Sampai berita ini diturunkan, prajurit TNI Angkatan Laut dari KRI Teluk Lada, masih melakukan negosiasi dengan tiga ABK pembajak. Kantor SAR Tual siaga menunggu perkembangan selanjutnya. “Kalau ada permintaan untuk evakuasi korban akan kami berangkatkan tim SAR gabungan dari Tual. Karena hal ini merupakan tindak kriminal, penanganannya harus dari aparat yang bersenjata,” ucap Muslimin.

 

Hampir Tenggelam

 

Minggu malam, SAR Ambon mendapatkan laporan bahwa KM Mina Sejati yang dibajak di perairan laut Kepulauan Aru itu saat ini mengalami kebocoran dan kini nyaris tenggelam. “Kondisi KM Mina Sejati bocor, kamar mesin sudah tergenang air, buritan tenggelam namun masih bisa mengapung” kata Muslimin.

“Informasi tersebut didapatkan langsung dari Komandan Armada KRI TLD-521 yang saat ini memimpin misi pembebesan terhadap ABK KM Mina Sejati. Informasi ini saya sampaikan ke kalian (wartawan) juga atas persetujuan dari Komandan Lanal Aru,” ujar Muslimin.

Muslimin mengatakan, tiga ABK yang menyandera kapal tersebut diketahui bernama Nurul Huda (Masinis), Ferri Dwi Lesmana, dan Qersim Ibnu Malik. Saat ini, ketiga ABK tersebut belum berhasil diamankan TNI AL. “Informasi ini kami dapatkan melalui komunikasi via HP Satelit yang berada di KM Gemilang Samudera,” ujar Muslimin.

Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Aru, Letkol (Laut) Suharto Silaban belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa pembajakan kapal tersebut. Di tempat yang sama, Kapolres Kepulauan Aru AKBP Adolf Bormasa membenarkan adanya insiden pembajakan kapal itu. “Memang benar terjadi peristiwa tersebut dan masih dalam proses pencarian, jadi bila ada perkembangan terbaru akan kami sampaikan,” kata Kapolres.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Roem Ohirat menjelaskan, dari pemeriksaan awal terhadap ABK, diduga pembajakan ini berlatar dendam. “Motifnya yang kami dapat masih karena dendam, Informasi dari yang selamat penyanderaan, para penyandera mengancam dengan menggunakan samurai (pedang katana,),” jelas Roem. 

 

Ant/P-4

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment