4 Terduga Teroris Ditangkap di Lampung | Koran Jakarta
Koran Jakarta | December 11 2019
No Comments
Kelompok Radikal I Belum Ada Indikasi Terkait dengan Penusukan Wiranto

4 Terduga Teroris Ditangkap di Lampung

4 Terduga Teroris Ditangkap di Lampung

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font
Tim Densus 88 Antiteror menangkap AH di Jalan Pangeran Antasari, Kecamatan Tanjungkarang Timur, pukul 10.00 WIB.

 

BANDAR LAMPUNG – Tim Detasemen Khusus (Den­sus) 88 Antiteror Mabes Polri menangkap empat terduga ter­oris di beberapa tempat di Ban­dar Lampung, Senin (14/10) siang. Keempat terduga teroris itu adalah Rifki (R), Aul Putra Daulah alias Arif (AH), Yunus (Y), dan Tri (T).

Belum ada keterangaan apakah penangkapan empat terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) ini ada kaitannya dengan jaringan yang melakukan penusukan terhadap Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM (Men­ko Polhukam) Wiranto.

Tim Densus 88 Antiteror pertama menangkap AH di Ja­lan Pangeran Antasari, Keca­matan Tanjungkarang Timur pukul 10.00 WIB. AH ditang­kap saat berada di sebuah toko bangunan. Dari penangkapan AH, tim Densus mengembang­kan informasi dan menangkap Y dan T juga di Jalan Antasari, tidak jauh dari lokasi toko ban­gunan di mana AH ditangkap lebih dahulu. Mereka ditang­kap saat sedang membeli ba­han bangunan.

Tim Densus kembali berger­ak dan menangkap satu orang terduga lagi bernisial R di Jalan Dr Susilo, Telukbetung Utara, Bandar Lampung. Kabid Hu­mas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad (Pan­dra), membenarkan adanya penangkapan empat terduga teroris tersebut. Menurut Pan­dra, keempatnya diduga ter­kait jaringan Jamaah Ansharut Daulah.

“Benar Tim Densus 88 Anti­teror telah melakukan sejum­lah rangkaian penindakan, di beberapa tempat di Bandar Lampung, diduga terkait den­gan jaringan Jamaah Ansharut Daulah,” kata Pandra.

Namun, Pandra tidak bisa menjelaskan secara detail men­genai penangkapan tersebut. “Nanti akan disampaikan lang­sung, oleh Divhumas Mabes Polri secara resmi,” kata Pandra.

Meski ditangkap di tempat berbeda, penangkapan keem­pat terduga teroris ini dilaku­kan dalam kurun waktu yang berdekatan. Pertama pukul 10.40 WIB, ditangkap Aul Putra Daulah. Kemudian dilanjutkan penangkapan Yunus dan Tri jam 11.45 WIB. Selanjutnya di­lakukan penangkapan terakhir terhadap Rifki pukul 12.25 WIB,” paparnya.

Saat mengamankan terduga Rifki, Densus menemukan ba­rang bukti berupa beberapa amunisi dan kabel di rumahnya.

“Dari rumah (terduga) Rifki kita temukan lima amunisi dan kabel,” ucapnya.

Belum Tahu

Sebelumnya, Minggu (13/10) malam, Densus 88 Antiteror menciduk seorang terduga tero­ris berinisial YF di Desa Bojong Wetan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. YF terindikasi juga masuk jaringan Jamaah Ansha­rut Daulah.

“Yang ditangkap oleh Den­sus 88 berinisial YF (49),” kata Kapolres Cirebon AKBP Suher­manto, di Cirebon, Senin.

Suhermanto menuturkan terduga teroris YF itu ditang­kap oleh Densus 88 Antiteror di Daerah Panguragan, Kabu­paten Cirebon.

Ketika ditanya apakah ter­duga teroris YF berkaitan dengan pelaku penusukan Menko Polhukam Wiranto beberapa waktu lalu, dia tidak tahu persis.

“Kami belum tahu apakah ada hubungan dengan penusu­kan terhadap Menko Polhukam atau tidak, karena semua ditan­gani Densus,” katanya.

Selain di Kabupaten Cire­bon, Densus 88 juga menang­kap terduga teroris berinisial B di Kelurahan Panjunan, Ke­camatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, di hari yang sama. jon/Ant/P-4

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment