BNI Bantu Petani Terapkan Teknologi Digital Smartfarming | Koran Jakarta
Koran Jakarta | December 11 2019
No Comments
DISKONTO

BNI Bantu Petani Terapkan Teknologi Digital Smartfarming

BNI Bantu Petani Terapkan Teknologi Digital Smartfarming

Foto : ANTARA/ADENG BUSTOMI
Bantuan KUR - GM Divisi Bisnis Usaha Kecil 2 BNI Bambang Setyatmojo (kiri) dan Head of Investor Relation and Project Manajement Head of Investor Relation and Project Manajement PT Mitra Sejahtera Membangun Bangsa (MSMB) Ari Aji Cahyono (kanan) menjelaskan penggunaan sistem smartfarming kepada petani penerima bantuan KUR pada acara Gerakan Menyongsong Pertanian 4.0 di Desa Cikumbulan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (9/10).
A   A   A   Pengaturan Font

GARUT - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk/BNI membantu para petani memanfaatkan teknologi digital menghadapi masa tanam Oktober 2019 hingga Maret 2020. Bantuan tersebut sebagai komitmen perusahaan turut membangun sektor pertanian Indonesia supaya lebih berdaya saing.

Dengan teknologi digital proses budidaya makin efektif, produksi meningkat, dan pada akhirnya kesejahteraan petani membaik. Gerakan Menyongsong Pertanian 4.0 merupakan program lanjutan dari Gerakan Mengawal Musim Tanam (OKMAR) yang dilaksanakan pada tahun 2018 – 2019.

Gerakan Menyongsong Pertanian 4.0 ini direncanakan akan dilaksanakan di sentra-sentra produksi komoditas pertanian unggulan Indonesia. Awal Gerakan Menyongsong Pertanian 4.0 ini dilaksanakan di Desa Cikembulan, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (9/10) dengan serangkaian aktivitas, mulai dari sarasehan petani untuk meningkatkan produktivitas dengan bantuan pertanian presisi dan kemudahan akses perbankan BNI, hingga penerapan teknologi digital terkini yang sangat mudah digunakan oleh petani dari berbagai jenis tanaman budidaya.

Gerakan Menyongsong Pertanian 4.0 ini merupakan kerja sama antara BNI, Kementerian Pertanian RI dan PT Mitra Sejahtera Membangun Bangsa (PT MSMB) dengan memanfaatkan kemajuan teknologi Smartfarming 4.0 berbasis Internet Of Things (IOT).

Direktur Bisnis UMKM dan Jaringan BNI Tambok P Setyawati dalam keterangannya di Jakarta, menyebutkan smartfarming 4.0 menerapkan teknologi sensor tanah dan cuaca, sehingga dapat memantau kondisi lahan secara realtime, dan diharapkan mampu memberikan data pertanian yang lebih terukur serta presisi. “Cara ini diharapkan akan membantu petani dalam meningkatkan efisiensi dan meningkatkan produktivitas,” kata Tambok. 

 

bud/E-12

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment