Demonstran Ditembak Polisi | Koran Jakarta
Koran Jakarta | December 11 2019
No Comments
Unjuk Rasa di Hong Kong | Sudah Tiga Demonstran Jadi Sasaran Tembakan Polisi

Demonstran Ditembak Polisi

Demonstran Ditembak Polisi

Foto : AFP/ANTHONY WALLACE
SALING BERHADAP | Polisi dan demonstran saling berhadap-hadapan saat terjadi aksi protes di Hong Kong pada Senin (11/11). Situasi di Hong Kong kembali tegang setelah polisi menembak seorang demonstran pada Senin pagi dan insiden ini sempat ditayangkan secara langsung di media sosial.
A   A   A   Pengaturan Font
Situasi di Hong Kong kembali tegang pada Senin (11/11) setelah polisi menembak seorang demonstran dan insiden pembakaran terhadap seorang pria oleh demonstran.

 

HONG KONG – Situasi kete­gangan kembali terjadi di Hong Kong pada Senin (11/11) pagi setelah seorang polisi menem­bak demonstran yang meng­genakan topeng dalam sebu­ah insiden yang ditayangkan secara langsung di media so­sial Facebook. Ketegangan te­rus berlanjut setelah terjadi in­siden seorang pria dibakar.

Para pengunjuk rasa, yang telah memulai aksi di seluruh kota semiotonom itu dengan tujuan untuk melumpuhkan pusat keuangan internasio­nal itu, bereaksi terhadap pe­nembakan pada pagi hari itu dengan mengamuk menyasar setiap stasiun kereta, mem­barikade jalan-jalan dan meru­sak toko-toko sepanjang hari.

Seorang penyerang yang mengenakan topeng juga te­lah menyiram seorang pria de­ngan cairan yang mudah terba­kar dan membakarnya dalam suatu pertengkaran, dan ade­gan mengerikan itu sempat ter­tangkap di ponsel dan juga di­posting secara daring.

Atas insiden ini pihak ke­polisian Hong Kong menga­takan seorang pemrotes telah melakukan serangan itu dan menuduh perusuh berpaka­ian hitam telah melakukan se­rangkaian tindakan kekeras­an lain termasuk melemparkan bom molotov ke dalam ger­bong kereta.

“Aksi amukan ini amat me­rugikan bagi Hong Kong,” ka­ta juru bicara kepolisian Hong Kong, John Tse, saat konferensi pers sembari memperlihatkan rekaman video seorang pria dibakar serta serangan bom molotov ke gerbong kereta.

Atas insiden kekerasan yang amat keji itu, ketua eksekutif Hong Kong, Carrie Lam, saat konferensi pers mengatakan amat mengecam keras. “Saya secara jelas dan tegas bahwa insiden itu tak akan terulang lagi di sini,” kata Lam.

Dalam keterangannya, Lam menambahkan bahwa kondi­si pria yang dibakar saat kritis. “Serangan ini amat tak manu­siawi,” imbuh dia.

Pada bagian lain dari cup­likan penembakan oleh poli­si yang ditayangkan secara langsung di Facebook mem­perlihatkan seorang polisi se­dang mengeluarkan pistol saat ia mencoba menahan se­orang demonstran yang me­ngenakan topeng pada sebu­ah persimpangan yang telah diblokade para demonstran. Saat seorang demonstran lain mencoba mendekati polisi itu, ia jadi sasaran tembak yang ke­mudian ia tersungkur di jalan.

Insiden penembakan yang menyasar demonstran di Hong Kong pada Senin kemarin me­rupakan yang ketiga kalinya terjadi, namun semua penem­bakan itu tak ada yang meng­akibatkan korban jiwa.

Lanjutkan Protes

Sementara itu dilapor­kan bahwa aksi unjuk rasa te­rus terjadi di sejumlah loka­si di Hong Kong hingga Senin malam. Sebelumnya saat jam makan siang, polisi harus men­embakkan gas air mata di Dis­trik Central, untuk membubar­kan ribuan demonstran yang berkumpul sembari meneriak­kan “pembunuh” pada aparat polisi.

Tembakan gas air mata dan peluru karet pun dilaporkan terjadi di beberapa distrik se­panjang Senin kemarin, ter­masuk di kampus-kampus se­jumlah perguruan tinggi di Hong Kong.

Melalui media sosial, peng­unjuk rasa mengatakan bahwa mereka akan kembali melan­jutkan aksi protes pada Selasa (12/11) ini. ang/AFP/I-1

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment