Koran Jakarta | June 27 2019
No Comments

Dramatis, Warriors Atasi Raptors

Dramatis, Warriors Atasi Raptors

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

TORONTO - Golden State Warriors memperpanjang napas mereka di Final NBA berkat kemenangan secara dramatis dengan 106-105 atas Toronto Raptors pada gim kelima yang dimainkan di Scotiabank Arena, Toronto, Kanada, Selasa (11/6) WIB.

Dengan hasil ini, keunggulan Toronto menipis menjadi 3-2 dalam seri best-of-seven. Seri ini pun akan dilanjutkan dengan gim keenam yang dimainkan di Oracle Arena, Oakland, pada Jumat pagi WIB.

Pertandingan dimulai dengan baik oleh sang juara bertahan Warriors. Bintang mereka Kevin Durant yang telah absen sejak 8 Mei tampil untuk pertama kalinya dan mengemas 11 poin pada kuarter pertama.

Sayangnya situasi positif bagi Durant tidak bertahan lama. Pada awal kuarter kedua, Durant terduduk di lapangan dan dinyatakan tidak dapat meneruskan permainan. Meski kehilangan Durant, Warriors mampu menutup kuarter tersebut dengan skor 62-56. Warriors juga tidak mengendurkan tekanan saat memulai babak kedua, dan membuka keunggulan 12 poin pada awal kuarter ketiga.

Pada kuarter keempat, Raptors berupaya bangkit. Setelah hanya mengemas satu poin pada kuarter keempat, Kawhi Leonard membukukan sepuluh poin beruntun bagi Raptors untuk membawa timnya memimpin enam poin.

Lemparan tiga poin dari Klay Thompson membawa Warriors memimpin saat laga tinggal berlangsung dua menit. Guard Raptors Kyle Lowry kemudian kehilangan bola, dan Stephen Curry mampu memaksimalkan peluang dengan lemparan tiga poin.

Thompson kemudian kembali melepaskan tembakan tiga poin untuk membawa Warriors memimpin tiga poin saat waktu tinggal menyisakan 56,6 detik.

Keunggulan Warriors terpangkas menjadi satu poin ketika DeMarcus Cousins dinyatakan melakukan goaltending terhadap tembakan Lowry. Situasi semakin memburuk bagi Warriors saat Cousins dinyatakan melakukan pelanggaran lainnya untuk membuat Toronto mendapat bola saat waktu tinggal menyisakan 15,7 detik.

Leonard mendapatkan bola, namun ia segera dikawal dua orang, maka ia mengoper bola ke Fred VanVleet. VanVleet memberikan kepada Lowry yang berada di sudut lapangan, di mana ia berusaha melepaskan tembakan tiga poin yang gagal masuk ke dalam ring.

Stephen Curry menjadi pemain tersubur di pertandingan ini dengan 31 poin, sedangkan Thompson dan Leonard masing-masing mengukir 26 poin. Curry benar-benar mewujudkan ambisinya untuk merebut gim kelima.

“Saya rasa setelah game 4, ada reaksi yang kurang baik di ruang ganti. Tak ada yang menyukai kekalahan dua kali di kandang pada laga final. Para pemain pun mulai intropeksi diri, Apa yang harus kami lakukan? Apa yang harus diperbaiki? Agar peluang kami tetap terbuka,” jelas Curry, seperti dikutip situs resmi NBA.

“Tapi saya tak mengatakan kami down. Kami hanya ingin memperlihatkan permainan basket terbaik di lapangan nanti. Kami percaya diri bisa melakukannya dan akan mengerahkan semua upaya.Kami tahu bisa melakukannya. Ini tinggal tentang bagaimana membuktikannya,” tutur Curry. Ant/S-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment