Ferrari Ingin Bangkit di Spa dan Monza | Koran Jakarta
Koran Jakarta | December 6 2019
No Comments

Ferrari Ingin Bangkit di Spa dan Monza

Ferrari Ingin Bangkit di Spa dan Monza

Foto : AFP/ ANDREJ ISAKOVIC
A   A   A   Pengaturan Font

ROMA – Dua belas seri ber­lalu, namun Ferrari belum pernah mengangkat trofi juara hingga balapan Formula 1 meng­ambil jeda musim panas setelah GP Hungaria pada awal bulan.

Ingin mengulangi kesuk­sesan mereka 11 tahun silam dengan gelar juara dunia, Fer­rari justru belum mengantongi kemenangan di musim 2019 dan terancam disusul oleh tim Red Bull jelang paruh kedua musim ini.

Sebastian Vettel akan genap satu tahun tanpa gelar juara balapan keti­ka F1 menyelesaikan libur mu­sim panas dan bergulir kem­bali di Belgia akhir bulan nanti.

Pebalap Jerman, juara dunia empat kali itu, terakhir kali me­nang di Sirkuit Spa-Francor­champs pada 26 Agustus tahun lalu. Seri GP Belgia musim ini akan digelar 1 September.

Ada benarnya juga jika Di­rektur pelaksana motorsport F1 Ross Brawn menilai jika li­bur musim panas kompetisi ini mungkin momentum yang te­pat bagi Ferrari untuk rehat se­jenak sebelum mempersiapkan sembilan balapan yang tersisa.

“Saya harus kritis terhadap diri sendiri karena saya belum melakukan tugas dengan baik. Jadi itu adalah hal yang perlu saya fokuskan lagi dan perbai­ki di paruh kedua musim ini, yang memerlukan penanga­nan,” kata Vettel seperti dikutip laman resmi Formula 1.

Ferrari sangat berharap bisa membalikkan keadaan di Spa dan Monza, dengan se­jumlah lintasan lurus yang akan mengun­tungkan mobil mereka yang memiliki karakter down­force rendah, agar terhindar dari musim nirkemenangan untuk kali ketiga di era turbo hybrid V6 sejak 2014.

“Saya kira (Spa dan Monza) lebih sensitif dengan tenaga jadi kami seharusnya bisa le­bih (sukses) di sana, tapi tak ada hasil tanpa perjuangan. Saya rasa saingan kami juga sangat kuat semuanya dan kami mencoba menantang diri kami sendiri,” kata Binotto. Ant/S-1

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment