Fokus Rekrutmen CPNS untuk Mempercepat Pembangunan SDM | Koran Jakarta
Koran Jakarta | December 6 2019
No Comments
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokasi (Menpan-RB), Tjahjo Kumolo, Terkait Rekrutmen CPNS

Fokus Rekrutmen CPNS untuk Mempercepat Pembangunan SDM

Fokus Rekrutmen CPNS untuk Mempercepat Pembangunan SDM

Foto : ANTARA/GALIH PRADIPTA
A   A   A   Pengaturan Font
Pemerintah pusat lewat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara mengumumkan bahwa tahun ini kembali dibuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

 

Rencananya, pendaftaran rekrutmen CPNS akan dibuka mulai tanggal 11 November 2019.

Untuk mengupas itu lebih lanjut, Koran Jakarta, berkesempatan mewawancarai Menteri Pendaya­gunaan Aparatur Negara dan Refor­masi Birokasi (Menpan-RB), Tjahjo Kumolo, di kantornya. Berikut petikan wawancaranya.

Pemerintah kembali membuka rekrutmen dan seleksi CPNS di ta­hun 2019. Fokus rekrutmen CPNS kali seperti apa?

Sesuai dengan arahan Bapak Presiden bahwa mulai tahun 2019, pemerintah fokus pada pembangunan sumber daya manusia (SDM). Untuk itu, pemerintah berencana merekrut CPNS yang diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan SDM pada bidang pendidikan, kesehatan, dan teknis atau profesional lainnya dengan mengutamakan prinsip zero growth.

Maksudnya prinsip zero growth dalam rekrutmen?

Rekrutmen untuk mengganti jumlah pensiun dikecualikan bagi tenaga pendidikan dan kesehatan.

Rekrutmen dijamin akuntabel?

Seluruh usulan kebutuhan CPNS tersebut, diproses secara objek­tif dan akuntabel serta ditetapkan berdasarkan data yang diu­sulkan oleh masing-ma­sing instansi ke dalam aplikasi e-formasi Kementerian PAN dan Reformasi Birokasi.

Proses rekrutmen seperti apa alurnya?

Rekrutmen dan seleksi CPNS 2019 diselenggarakan oleh tim Panselnas 2019 yang terdiri dari Menteri PAN dan RB sebagai ketua tim pengarah, tim pengawas diket­uai oleh BPKP, tim audit teknologi oleh BPPT, tim pengamanan teknologi oleh BSSN, tim quality assurance oleh KemenpanRB dan akademisi, konsorsium PTN oleh Kemendikbud yang melibatkan 18 perguruan tinggi negeri di Indo­nesia, serta tim pelaksana yang diketuai oleh Kepala BKN.

Jumlah formasi CPNS tahun ini sebanyak apa?

Ya, berdasarkan analisis jabatan dan analisis beban kerja, tahun 2019, total kebutuhan ASN 197.111 formasi. Ini dibagi menjadi 37.854 untuk pusat dan 159.257 untuk rekrutmen di pemda.

Pada tahun 2019, merujuk ke data yang terekam di e-formasi, formasi CPNS yang ditetapkan untuk pusat 37.425 dan daerah 114.814 CPNS.

Adapun kementerian, lem­baga, dan pemda yang akan melaksanakan rekrutmen CPNS 2019 adalah sebagai berikut, 68 kementerian atau lembaga dan 462 pemda. Tapi Pemkab Bangli secara resmi mengundurkan diri sehingga total menjadi 461 pemda.

Jenis-jenis formasi rekrutmen CPNS 2019?

Formasi terdiri dari umum atau reguler dan khusus. Formasi khusus terdiri dari: cum laude, diaspora, putra-putri Papua dan Papua Barat, disabilitas, serta formasi lain­nya yang bersifat strategis (cyber security).

Kalau dari sisi komposisi jabatan formasi CPNS pusat dan daerah tahun 2019 seperti ini?

Pertama untuk jabatan di bidang pendidikan 65.397 orang. Kemudi­an, kedua untuk bidang kesehatan 34.038 orang. Ketiga untuk jabatan fungsional sebanyak 31.912 orang, dan keempat untuk pelaksana tek­nis 20.892 orang.

Seleksi pakai computer assisted test (CAT)?

Ya. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan computer assisted test atau CAT direncanakan mulai bulan Februari 2020 dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) pada bulan Maret 2020. agus supriyatna/AR-3

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment