Koran Jakarta | September 18 2019
No Comments
Silaturahmi Elite Parpol

Gerindra-PPP Pertegas NKRI Harga Mati

Gerindra-PPP Pertegas NKRI Harga Mati

Foto : ANTARA/INDRIANTO EKO SUWARSO
BAHAS NKRI | Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto bersama Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa (kedua dari kanan) menyapa wartawan usai menggelar pertemuan di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta, Kamis (15/8). Pertemuan kedua petinggi partai itu membahas pertukaran gagasan tentang masalah kebangsaan.
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, menerima kunjungan rombongan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang dipimpin oleh Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa, di kediamannya, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (15/8) sore. Hadir pula di lokasi, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad dan Edhy Prabowo, serta Wakil Ketua Umum PPP Mardiono dan Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani.

Prabowo mengatakan, kunjungan Suharso sebagai silaturahmi untuk menyambung komunikasi politik dan menyambung persahabatan lama. “Mungkin kedengaran ya ketawa-ketawa dari dalam, saya bujuk-bujuk beliau untuk masuk Gerindra tapi gak boleh,” kelakarnya saat konferensi pers usai pertemuan.

Menurut Prabowo, dirinya dengan Suharso banyak memiliki pemikiran yang sependapat tentang bagaimana bangsa Indonesia ke depan. Mantan Danjen Kopassus itu menyampaikan pemikiran-pemikiran ekonomi kepada rombongan PPP untuk pemerintahan lima tahun ke depan. “Jadi kita ada banyak persamaan, tapi tentunya kita selalu mencoba titik temu yang terbaik. Jadi hal-hal ada kita selalu cari jalan tengahnya bagi semua penyelesaian masalah,” ucap dia.

Seperti yang diutarakan Prabowo, Suharso menjelaskan bahwa pertemuan dilakukan untuk menyambung tali silaturahmi sebagai kawan lama serta antara PPP dengan Partai Gerindra. Ia mengklaim, salah satu poin kesepakatan dengan Prabowo adalah sepakat NKRI harga mati. “Dan ini dalam rangka untuk kita sama-sama melihat bagaimana Indonesia ke depan, kita sama-sama punya kesepakatan tentang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tegasnya.

Situasi Indonesia

Selain itu, Suharso mengungkapkan bahwa adanya diskusi mengenai situasi Indonesia hari ini dan mendatang bersama Prabowo, khususnya bagaimana perkembangan perekonomian nasional. Ia menuturkan, Prabowo telah memberikan banyak sumbangan pemikiran yang relevan untuk pemerintahan Jokowi-Ma’ruf.

“Dan tadi ada sumbangansumbangan pemikiran yang luar biasa dari Pak Prabowo dan saya kira relevan dipertimbangkan untuk menjadi masukan pada pemerintah nasional hari ini,” ujarnya.

Selain pembicaraan ekonomi, tutur Suharso, mereka juga membicarakan terkait kondisi perpolitikan Indonesia saat ini dan mendatang. Partai Gerindra dan PPP sepakat bahwa stabilitas politik adalah hal yang terpenting saat ini di tengah isu polarisasi masyarakat yang berkembang pesat. tri/AR-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment