Instrumen Pencitraan Otak Diminati Pengunjung IDS 2019 | Koran Jakarta
Koran Jakarta | December 6 2019
No Comments
VARIA

Instrumen Pencitraan Otak Diminati Pengunjung IDS 2019

Instrumen Pencitraan Otak Diminati Pengunjung IDS 2019

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Para pengunjung Indonesia Science Day (IDS) 2019 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) bisa mencoba instrumen pencitraan otak terbaru yang dipamer­kan di gerai Pusat Neurosains Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka). ISD 2019 ini digelar pada 25 sam­pai 28 April 2019 di Gedung Pusat Peragaan Ilmu Pengeta­huan Teknologi (PP-Iptek) TMII Jakarta.

Instrumen tersebut, menurut siaran pers Pusat Neuro­sains Uhamka, di Jakarta, Minggu (28/4), menggunakan teknologi elektroensefalografi (EEG) yang merekam aktivi­tas elektrik otak melalui sepanjang kulit kepala dan mengu­kur fluktuasi tegangan yang dihasilkan oleh arus ion di da­lam neuron otak.

“Dengan teknologi EEG itu, dapat dianalisis aktivitas ele­ktrik spontan dari otak, misalnya respons pengunjung pada peringatan kesehatan pada sebungkus rokok yang dinilai dengan teknologi eye tracker,” Kepala Pusat Neurosains Uhamka, Rizki Edmi Edison.

Pusat Neurosains Uhamka, ujar dia, bekerja sama den­gan CTech Labs Edwar Technology juga sedang mengem­bangkan alat pencitraan otak yang bersifat real-time (seke­tika), non-invasif (tanpa memasukkan alat ke dalam tubuh), praktis dan mobile (bergerak).

Pengembangan alat pencitraan otak ini, kata dia, mampu memberikan pencitraan yang lebih akurat dalam mende­teksi gangguan di otak dan lebih cepat karena bersifat real-time dan mobile. ruf/E-3

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment