Koran Jakarta | September 19 2019
No Comments

Investasi Rumah Kontrakan untuk Pemula

Investasi Rumah Kontrakan untuk Pemula
A   A   A   Pengaturan Font

Pertanyaan:

Bu Rossa, keluarga kami ingin memulai usaha kon­trakan tanpa pengalaman sebelumnya. Mohon advisnya ya Bu.

Jawaban:

Dewasa ini semakin ba­nyak investor yang mem­bangun usaha di bidang properti. Properti memanglah sebuah investasi yang meng­untungkan dan juga bisa mendapatkan keuntungan tersebut dalam jangka pan­jang.

Dalam berinvestasi rumah kontrakan dibutuhkan ke­ahlian khusus bagi pemula. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa menyimak tujuh tips berikut ini seperti dikutip dari Cermati.com:

  1. Tentukan Jenis Rumah Kontrakan

Cara berinvestasi rumah yang tepat adalah dengan membeli tanah atau rumah dan mengontrakkannya. Per­hatikan juga kualitas bangun­an rumah yang dibeli. Anda bisa membeli rumah dari developer yang terpercaya dan sesuai dengan dana yang dimiliki.

Jika Anda lebih memi­lih membangun sendiri rumah kontrakan, sebaik­nya gunakan material yang terbaik agar nantinya rumah kontrakan bisa bertahan lama tanpa harus melakukan renovasi ulang dalam kurun waktu singkat.

  1. Letak Strategis

Rumah kontrakan yang banyak dipilih orang adalah rumah yang letaknya strate­gis, dalam arti bisa menjang­kau banyak tempat seperti sekolah, pasar, supermarket, rumah sakit, jalan tol, dan sarana penunjang lainnya. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda membeli atau memba­ngun rumah kontrakan yang letaknya strategis dan terjang­kau.

  1. Desain Rumah Nyaman

Umumnya orang lebih suka desain rumah yang sim­pel atau lebih tepatnya mini­malis. Pertama karena mudah dibersihkan dan tidak butuh waktu lama untuk merawat rumah tersebut. Orang juga lebih memilih desain rumah yang aman bagi yang me­miliki anak. Selain itu, tentu bentuk ruangan yang nyaman dan memiliki sirkulasi udara lancar.

  1. Nilai Tambah Rumah Kontrakan

Nilai tambah dari rumah kontrakan biasanya menjadi pertimbangan untuk calon penghuni kontrakan. Mereka pasti menginginkan rumah yang nyaman, aman dan bebas dari segala masalah baik banjir, macet, dan lain sebagainya.

  1. Biaya Sewa

Salah satu hal yang men­jadi pertimbangan calon penyewa rumah adalah biaya sewa. Untuk menentukan harga sewa sebaiknya Anda memertimbangkan ukuran rumah kontrakan, lokasi serta target penyewa. Umumnya, rumah akan disewakan mini­mal dua tahun dan Anda bisa menaikkan harga sewa sete­lah dua tahun tersebut.

  1. Perawatan Rumah Kon­trakan

Rawatlah rumah kontra­kan sebaik mungkin agar calon penyewa tidak risih ketika melihat rumah. Bersih­kan rumah kontrakan secara berkala dan pastikan jika seluruh fasilitas bisa diguna­kan dengan normal, misalnya pompa air, listrik, dan lain sebagainya.

Jika rumah kontrakan su­dah ada penghuninya, Anda juga bisa meminta penghuni rumah kontrakan member­sihkan rumah secara rutin agar tampak lebih bersih dan sehat untuk ditinggali.

Berinvestasi properti um­umnya bisa memberikan ba­nyak keuntungan dan Anda juga bisa memanfaatkan keuntungan tersebut dalam jangka panjang. Mengapa demikian? Ini karena harga kontrakan akan terus naik seiring berjalannya waktu. Anda juga tidak perlu lelah bekerja karena tiap bulannya ada penghasilan dari biaya sewa kontrakan.

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment