Koran Jakarta | November 12 2019
No Comments

Jangan Remehkan “Back Up” Data

Jangan Remehkan “Back Up” Data

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Pencadangan data cukup mudah dengan meningkatkan kapasitas memori.

Menurut survei para pengguna ponsel pintar di Indonesia sering kehilangan data oleh bermacam sebab. Merki mereka merasa kesal dengan kehilangan data namun tetap saja enggak melakukan back up data.

Ponsel menjadi bagian penting bagi kehidupan orang Indonesia. Menurut riset Deka, sebesar 97 persen responden mengandalkan smartphone sebagai gadget utama dalam keseharian. Mereka menggunakan ponsel tidak hanya untuk berkomunikasi, namun juga bekerja, dan menikmati hiburan.

“Bukan hanya untuk menelefon, kita menggunakan smartphone untuk menyimpan dan berbagi data tentang kehidupan kita, baik itu mengambil foto atau video untuk berbagi kenangan,” ujar Research Director Deka, Mamik S. Leonardo, di Jakarta.

Riset kepada 1.120 responden dari 6 kota besar di Indonesia, yakni Jakarta, Surabaya, Bandung, Yogyakarta, Medan dan Makassar dan dilaksanakan antara 27 Februari 2019 hingga 11 Maret 2019, 90 persen responden menyebutkan sering menggunakan perangkatnya itu untuk mengambil gambar.

Responden yang menyebutkan ponsel mereka untuk alat untuk menelepon hanya sebesar 87 persen, sedangkan sebagai alat untuk chatting hanya 72 persen. Tidak heran kemudian data yang tersimpan pada ponsel berupa foto 98 persen dan video 79 persen.

Namun sayangnya ponsel yang dimiliki, masyarakat Indonesia seperti yang tergambar dari survei hanya memiliki kapastas memori kecil. Sebesar 56 ponsel responden hanya memiliki memori antara 16 hingga 32 gigabit (GB) saja.

Lebih jauh survei tersebut juga membuktikan responden hanya memiliki memiliki sisa memori 1 hingga 3 GB di dalam ponse pintarnya. Kapasitas terbatas ini menyebabkan para responden terpaksa menghapus data untuk mengosongkan ruang penyimpanan yang penuh.

Deka menyebutkan 67 persen orang Indonesia pernah kehilangan data di smartphone yang berujung pada perasaaan kesal. Ada banyak faktor yang menyebabkan pengguna kehilangan data di antaranya memori yang penuh sehingga harus menghapus data, perangkat yang rusak, virus, file yang rusak, atau kehilangan perangkat.

Walaupun masyatakat merasa kesal karena telah kehilangan data penting, namun dari 67 persen responden pernah mengalami kehilangan data sebelumnya, hanya sepertiga dari mereka yang rutin melakukan pencadangan atau backup data sebulan sekali (atau lebih).

“Lebih dari 80 persen responden telah menyadari pentingnya melakukan backup data. Tetapi kesadaran ini tidak diikuti dengan tindakan. Frekuensi backup data masih jarang, padahal data di smartphone bisa hilang kapan pun akibat perangkatnya rusak, virus, atau hilang,” kata Mamik.

Hasil survei juga mengungkapkan, 16 persen responden mengaku kurang dari sebulan sekali melakukan backup data, 20 persen responden melakukannya sebulan sekali, 6 persen dua kali dalam sebulan, 17 persen tiga kali sebulan, 30 persen lebih dari sekali dalam tiga bulan, dan 11 persen yang lainnya.

Distribution Sales Manager Western Digital, Veronica Lim, selama ini, banyak yang berpikir bahwa proses pencadangan atau back-up data adalah sesuatu yang rumit atau terlalu memakan waktu, sehingga mereka jarang melakukannya.

Menurut Veronica, pencadangan data cukup mudah dengan meningkatan kapasitas memori. “SanDisk adalah brand Western Digital telah menjadi solusi penyimpanan mobile yang mudah, dengan memberikan solusi mudah dan mempercepat proses penyimpanan dan back-up data di perangkat mobile,“ jelas Veronica.

Dengan aplikasi mobile SanDisk Memory Zone dan iXpand Drive dapat mem-back up foto dan video dengan cepat dan memindahkannya ke komputer atau smartphone lain jika dibutuhkan. Pengguna bahkan dapat mengatur agar aplikasi melakukan back-up secara otomatis untuk file-file penting setiap kali USB OTG dihubungkan dengan smartphone.

Selain menyimpan dan melindungi data di smartphone, aplikasi SanDisk Memory Zone dan iXpand Drive App juga dapat menyimpan dan memback up berbagai konten.

Back up bisa dari media sosial, seperti foto dan video, ke USB OTG SanDisk Dual Drive atau iXpand Flash Drive. Dengan begitu, pengguna tidak akan kehilangan konten-konten penting dari akun media sosial mereka, termasuk semua foto yang di-tag oleh orangorang terdekat. hay-E-6

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment