Jateng “Role Model” Pembangunan Nasional | Koran Jakarta
Koran Jakarta | December 11 2019
No Comments
Inovasi Daerah

Jateng “Role Model” Pembangunan Nasional

Jateng “Role Model” Pembangunan Nasional

Foto : koran jakarta/Henry Pelupessy
PROGRAM UNGGULAN l Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo (kiri), saat diwawancarai oleh Tim Bappenas di ruang kerjanya, di Semarang, Jawa Tengah, Senin (11/11). Provinsi Jawa Tengah dijadikan sebagai role model pembangunan nasional oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional /Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.
A   A   A   Pengaturan Font

SEMARANG – Provinsi Jawa Tengah dijadikan sebagai role model pembangunan nasional oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional /Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Capaian dan prestasi Jawa Tengah dalam pembangunan daerah akan dibukukan dan digunakan Bappenas sebagai panduan kepada daerah lain di Indonesia.

“Jateng kami jadikan role model karena meraih penghargaan pembangunan daerah 2019 tingkat nasional. Apa yang dilakukan Jateng akan kami bukukan agar menjadi panduan daerah lain dalam membangun daerahnya,” kata Direktur Pemantauan Evaluasi Pengendalian Pembangunan Daerah Bappenas, Agustin Ariyana, usai melakukan wawancara dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, di Semarang, Jawa Tengah, Senin (11/11).

Ia mengatakan buku tersebut nantinya akan membahas tentang praktik cerdas untuk pembangunan daerah. Nantinya, buku ini akan disebar ke daerah-daerah lain yang perlu belajar ke Jawa Tengah tentang bagaimana cara melakukan pembangunan daerah yang baik. “Buku ini akan menjadi alternatif solusi bagi daerah lain yang ingin mencontoh Jawa Tengah. Karena kalau mau belajar langsung kan terkendala transportasi, tempat, dan sebagainya. Kami bantu fasilitasi melalui buku ini,” ujarnya.

Praktik Jawa Tengah dalam melakukan pembangunan daerah dapat diterapkan daerah lain. Sebab biasanya, di banyak daerah masalah yang dihadapi tidak jauh berbeda.
Menurutnya, buku tersebut berisi tentang kiat-kiat Ganjar Pranowo dalam membangun Jawa Tengah. Berbagai hal akan dimasukkan, termasuk gaya komunikasi Ganjar dan cara-cara unik yang dilakukannya dalam memimpin provinsi ini.

“Misalnya saat Musrenbang, hanya Jawa Tengah yang melakukan Musrenbang di setiap wilayah eks karesidenan. Selain komunikasi Pak Ganjar juga bagus karena menangkap semua aspirasi masyarakat. Dilibatkannya perempuan, anak, dan disabilitas dalam Musrenbangwil Jateng juga sangat perlu dicontoh,” katanya.

Selain itu, berbagai program pembangunan Jateng yang dilakukan Ganjar seperti soal integritas, pelayanan publik, investasi bahkan masalah-masalah sosial juga akan dipaparkan dalam buku itu. “Termasuk program Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng (5Ng) yang menurut kami sangat perlu diterapkan daerah lain,” kata dia.

Jadi Acuan
Sementara itu, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menyambut baik diterbitkannya buku praktik cerdas untuk membangun daerah oleh Bappenas itu. Buku itu dapat menjadi acuan daerah lain untuk bisa maju bersama. “Saya memang menginginkan, semua inovasi dan capaian yang terbaik dari masing-masing daerah disatukan dan dijadikan program nasional,” katanya. SM/E-3

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment