Jurus Jitu Jack Ma Menguasai Dunia | Koran Jakarta
Koran Jakarta | January 19 2020
No Comments

Jurus Jitu Jack Ma Menguasai Dunia

Jurus Jitu Jack Ma Menguasai Dunia

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Jack Ma adalah mantan guru bahasa Inggris berpenghasilan 12 dollar AS perbulan. Untuk memenuhi kebutuhan, dia pernah membuka jasa penerjemah. Ia juga seorang pekerja keras karena, meski tidak lagi muda, semangatnya terus berkobar untuk mengejar mimpi. Pada tahun 1995, Jack Ma pertama kali berkenalan dengan internet dan berinisiatif membuat website untuk mengiklankan jasa penerjemahan.

Dengan menggunakan website tersebut, Jack mulai mendapat banyak order dari beberapa negara melalui emailnya. Dari sinilah dia melihat peluang bisnis internet yang sangat bagus. Situs pertama yang dibuat Jack Ma adalah China Pages, berisi direktori perusahaan dan bisnis kecil di seantero Tiongkok yang siap dipromokan ke dalam serta luar negeri.

Namun, bisnis pertamanya ini tidak langsung berhasil. Setelah gagal membangun China Pages, Jack tidak menyerah. Pada tahun 1999, saat pebisnis Amerika Serikat mulai menggunakan jaringan internet untuk mengembangkan usahanya melalui Ebay dan Amazon, Jack Ma melihat peluang tersebut, lalu berinisiatif mendirikan Alibaba.

Alibaba adalah marketplace untuk memasarkan bisnis-bisnis Tiongkok ke pasar global. Alibaba menyediakan produk dan barang dalam skala besar. Alibaba mempunyai dua situs website yang mendukung penjualannya: 1688. com dan Aliexpress.com. Situs website Alibaba ini ternyata mampu bersaing dengan marketplace lain.

Setelah berhasil mengantar Alibaba sukses, Jack Ma tidak tinggal diam. Ia tetap menyusun strategi untuk mempertahankan perusahaannya, bahkan melakukan berbagai kegiatan untuk tetap berdiri pada puncak kesuksesan. Salah satu kunci melalui tata cara merekrut pegawai. Menurutnya, pegawai sebaiknya jangan “terbaik” dan “pakar”. Tidak ada orang terbaik yang baru datang.

Orang terbaik di sebuah perusahaan tumbuh bersama- sama dalam membangun hingga menjadi besar. Inovasi lain menjaga tetap kokoh, mengembangkan peluang besar dari pasar internet. Jack Ma terus mengeluarkan ide-ide kreatif lainnya di Alibaba, di antaranya pada bagian packing dan pengiriman yang canggih.

Alibaba juga mendirikan platform pembayaran sendiri. Dengan demikian, pembelanja di Alibaba dapat menyetorkan uang deposit ke situs untuk membayar produk yang dibeli. Metode ini mendapat banyak pujian konsumen karena lebih memudahkan daripada harus mentransfer. Salah satu kunci sukses Alibaba, berani bermimpi dan menjaganya tidak padam agar suatu saat nanti menjadi kenyataan.

Dia bermimpi untuk mengalahkan Walmart, retailer terbesar dunia. Jack Ma berprinsip tidak mudah sakit hati bila mimpinya ditertawakan. Cukup memberi bukti konkret langkah-langkah nyata untuk menggapainya. Dalam memimpin perusahaan, Jack Ma selalu menekankan pada karyawannya bahwa Alibaba didirikan untuk membantu dan memudahkan banyak orang, bukan sekadar meraup keuntungan. Dengan toko online Alibaba, seseorang tidak perlu lagi ke pasar mencari belanjaan (halaman 195).

Hasil kerja kerasnya bertahuntahun membangun bisnis, mulai menuai hasil. Pada tahun 2014, Jack Ma dinobatkan sebagai orang terkaya Tiongkok. Motonya, you do what you believe (kerjakan sesuatu dengan penuh keyakinan). Prinsip inilah yang menjadi dasar kepercayaan Jack Ma untuk fokus ke seluruh pekerjaan. Menurutnya, kegagalan terbesar adalah menyerah.

Musuh terbesar adalah diri sendiri, dan lawan terbesar adalah waktu. Walaupun sudah sukses, Jack Ma tidak berhenti sampai di situ dan mulai memperluas bisnis bidang perfilman dengan membeli saham perusahaan Wanda Film, operator bioskop milik konglomerat real estat Tiongkok, Wang Jianlin.

Jack Ma juga menciptakan web browser bernama UC Web atau UC Browser pada tahun 2004 yang hampir mengalahkan Mozilla Firefox atau Google Chrome, dua browser utama perangkat komputer, laptop maupun ponsel.

Browser-nya telah diuji dan dapat bekerja pada 3.000 model ponsel berbeda, dari 200 lebih produsen ponsel. Jurus lain Jack, mengendalikan dunia dengan wajib belajar dari competitor, tetapi jangan pernah menjiplak. Menjiplak membuat mati atau tidak berkembang.

Diresensi Cindy Paramita Citradevi, Guru IPA SMK N 4 Yogyakarta

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment