Koran Jakarta | September 18 2019
No Comments

Kecerdasan Buatan Marak di Era Industri 4.0

Kecerdasan Buatan Marak di Era Industri 4.0

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Dengan pengenalan kecerdasan buatan dan sistem robot sejak awal dan maka di masa depan akan tercipta generasi lebih cerdas dan memahami teknologi Industri 4.0 di masa depan.

Saat ini dunia sedang menuju revolusi industri 4.0. yang ditandai penggabungan otomatisasi dengan teknologi siber, dengan komponenya berupa jaringan internet, perangkat internet of things (IoT), komputasi awan, dan komputasi kognitif, seperti kecerdasan buatan (AI).

Era industri 4.0 tentu saja butuh sumber daya yang mumpuni, sehingga sejak sekarang perlu edukasi terhadap generasi muda. Untuk mengenalkan generasi saat ini dengan robot dan kecerdasann buatan (AI), Ubtech Robotics, sebuah perusahaan AI dan robot bersama dengan Story-i, reseller premium Apple Indonesia, menawarkan solusi AI untuk pendidikan.

Assistant Vice President of Ubtech, Ray Ong, mengatakan, “Ini adalah waktu yang tepat untuk memberdayakan Revolusi Industri Indonesia 4.0 dengan solusi pendidikan holistik kami,” ujar Ong di Jakarta.

Dengan pengenalan AI dan sistem robot sejak awal dan maka di masa depan akan tercipta generasi lebih cerdas dan memahami teknologi Industri 4.0 di masa depan. Caranya dengan pendekatan teknologi yang revolusioner untuk mempersiapkan sumber daya manudia era industri 4.0 di masa mendatang.

Ubtech menawarkan AI Robots Education sebagai media untuk menanamkan keterampilan, dan yang paling penting adalah pola pikir generasi masa depan yang sebagian besar akan dibentuk oleh transformasi teknologi.

Solusi pendidikan robot AI Ubtech menggunakan pendekatan pembangunan struktur yang dikembangkan berdasarkan pengajaran pembelajaran A2I (Acquire, Apply & Innovate) yang ditawarkan secara lengkap untuk kurikulum dari sekolah dasar hingga universitas.

Ubtech telah mengembangkan satu set lengkap kurikulum yang diteliti secara global yang bertujuan untuk memungkinkan anak-anak memperoleh dasar-dasar yang kuat dalam kemampuan robot, coding, dan berbagai kemampuan AI.

Bersama Story-I, Ubtech berbagi visi dan keyakinan yang sama. Keduanya memanfaatkan keunggulan strategis Story-i sebagai salah satu mitra Apple dan jejak bisnis mereka di industri pendidikan. Keduanya tanpa henti berkolaborasi untuk mengembangkan Pendidikan Robot AI di Indonesia.

Selain berfungsi sebagai saluran antara Ubtech dan lembaga pendidikan di Indonesia, Story-i juga berinvestasi dalam melokalisasi kurikulum untuk pasar Indonesia serta memberikan konsultasi dan dukungan layanan pada sekolah-sekolah.

“Produk Ubtech sejalan dengan layanan bisnis kami di sektor pendidikan. Seri robot Jimu dapat dibangun oleh siswa sekolah dasar dan seri robot uKit dapat dikembangkan oleh siswa dari sekolah dasar hingga menengah,” kata CEO Story-I Damien Kwok.

Ubtech dan Story-i juga akan fokus untuk mendorong upaya penelitian dalam teknologi AI di Indonesia. Mereka telah membuat nota kesepahaman dengan Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dalam pengembangan kecerdasan buatan, selain membuat akan mengadakan kompetisi robot AI di Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta dari September hingga Oktober 2019.

Robot Permainan

Sebelumnya pada bulan Mei 2019 bersama dengan Erajaya, UbTech telah memasarkan robot Iron Man MK50 di Indonesia. Robot dengan teknologi realitas tertambah (Augmented Reality) ini dipasarkan melalui salah satu outlet ritel Erajaya, yaitu Urban Republic.

“Kerja sama ini menjadi bagian dari strategi besar Erajaya untuk expand ke produk IoT. Dan kerja sama ini dilandasi pertimbangan bahwa kami melihat perkembangan robotik ke depannya akan besar,” ujar Head of IoT Erajaya Eric Lee.

Robot Iron Man MK50 ini juga diklaim sebagai portal ke berbagai peristiwa setelah peluncuran seri Marvel Studios’ Avengers: Infinity War dan mengarah ke Marvel Studios’ Avengers: Endgame. Pengguna obot Iron Man MK50 yang dijual pada harga 3,99 juta rupiah, dapat terlibat dengan peristiwa tersebut melalui game berteknologi Augmented Reality. Untuk dapat menikmati game tersebut, pengguna perlu mengunduh aplikasi khusus terlebih dahulu di ponsel atau tablet bersistem operasi Android atau iOS.

Hasil gambar untuk Robot Iron Man MK50

Game ini akan menempatkan pengguna sebagai Tony Stark yang mengenakan armor MK50 untuk melatih keterampilan pertempuran, membangun gudang senjata nanoteknologi, dan bertarung melawan drone musuh yang terinspirasi dari musuh Iron Man, seperti Chitauri dan Ebony Maw. pengguna dapat menggunakan aplikasi aplikasi sebagai sebagai sarana penyesuaian pengaturan atau kalibrasi dan sinkronisasi perintah dengan gerakan anggota tubuh, lampu dan suara pada robot.

Pengguna juga dapat menyesuaikan tampilan wajah di balik topeng Iron Man pada robot dengan wajah pengguna.

Selain itu, pengguna juga dapat melakukan kustomisasi lain via aplikasi ini terkait keamanan, dengan memanfaatkan teknologi sensor cahaya untuk mendeteksi musuh dan memberikan respon via audio dan cahaya.

Aplikasi ini turut memungkinkan pengguna membangun gerakan unik untuk robot Iron Man MK50 dengan menggunakan program berbasis block. UBTech juga telah membekali robot ini dengan sejumlah preset gerakan yang dicantumkan sebagai pengaturan Stark. hay/E-6

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment