Kinerja Kementan Dapat Pujian DPR | Koran Jakarta
Koran Jakarta | December 6 2019
No Comments

Kinerja Kementan Dapat Pujian DPR

Kinerja Kementan Dapat Pujian DPR

Foto : dok. pribadi
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Memimpin sebuah Kementerian untuk mendukung program pemerintah sekaligus menyelenggarakannya dengan prinsip clean government memang bukan perkara mudah. Salah satu Kementerian yang dinilai berhasil dan mendapatkan pujian dari DPR-RI adalah Kementerian Pertanian (Kementan).
 
Dalam Rapat Kerja Bersama Mentan belum lama ini, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Michael Wattimena malah mengumpamakan Amran layaknya pemain sepakbola kaliber dunia - bintang klub Juventus Cristiano Ronaldo, atau Lionel Messi di Barcelona. Menurut Michael, hanya bintang sepakbola dunia yang mampu mencetak hattrick.
 
"Ibarat sepakbola, Amran itu sekaliber Messi dan Ronaldo yang merupakan tokoh utama kebangkitan tim sepakbola di klub dan negaranya," katanya dalam siaran persnya, kemarin.
 
Seperti yang diketahui bahwa sepuluh tahun lamanya predikat WTP tak mampir di Kementerian yang mengurusi hajat petani dan peternak untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional ini. Tahun 2006-2007 Kementan Mendapatkan opini disclaimer atau tidak menyatakan pendapat. Kemudian pada 2008-2012 mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP), dan 2013-2014 mendapatkan opini WTP dengan paragraf penjelasan (WTP-DPP). Status WDP kembali didapatkan Kementan di 2015.
 
Baru saat berada di bawah kepemimpinan Amran Sulaiman, Kementan mendapat opini WTP. Tak tanggung-tanggung Kementan menorehkan sejarah baru dengan menggondolnya selama 3 tahun berturut-turut, yakni tahun 2016, 2017, dan terakhir 2018 yang baru saja diumumkan beberapa waktu lalu. Untuk predikat ini, rangkaian kata pujian-pujian tak putus-putus dilontarkan untuk Mentan Amran.
 
"Apalagi yang jadi kriteria para pembantu Jokowi Kabinet Indonesia Kerja? Jokowi sempat mengatakan bahwa setiap periode membutuhkan karakter menteri yang berbeda sesuai tantangan yang ada. Kali ini ia (Presiden) membutuhkan seorang eksekutor buat mengisi pos menteri.Menurut saya, yang kita butuhkan sekarang ini adalah karakter menteri yang eksekutor. Eksekutor kuat, kuat di eksekusi,” katanya.
 
Sementara itu, Institut Pertanian Bogor, Rachmat Pambudy. Menurutnya sektor pertanian memerlukan pemimpin tangguh, memiliki gagasan besar serta kemampuan manajemen yang baik. Kriteria ini dimiliki Amran yang telah memimpin Kementan selama 4 tahun terakhir di Kabinet Kerja. 
 
“Mentan Amran adalah pelopor dalam menciptakan program pengembangan infrastruktur pertanian seperti embung, irigasi, jalan desa dan ekstensifikasi pertanian peternakan. Bahkan, dia juga dikenal sebagai penggebrak dalam mencetak sawah dan kebun,” katanya. 
 
Amran, lanjut Pambudy, juga berjasa atas pengembangan jagung secara besar-besaran. Pengembangan  bawang merah, bawang putih, sapi daging dan ayam buras dalam program Sapi Indukan Wajib Bunting (SIWAB).
 
"Baru di zaman Pak Amran, beras, jagung, kedelai, gula dan bawang malah ekspor ke luar negeri," katanya. mza
 
 
Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment