Koran Jakarta | October 16 2019
No Comments
DISKONTO

Kontribusi Ekonomi Digital terhadap PDB Meningkat

Kontribusi Ekonomi Digital terhadap PDB Meningkat

Foto : ANTARA/Yudhi Mahatma
Destry Damayanti Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI)
A   A   A   Pengaturan Font

YOGYAKARTA – Di tengah pesatnya pemanfaatan teknologi digital, penggunaan data secara lintas batas semakin banyak digunakan untuk pengambilan keputusan secara tepat di bidang ekonomi, baik bagi institusi pemerintah maupun sektor bisnis yang memerlukan data berkualitas.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, dalam workshop nasional Better Understanding of International Trade in Services for the Effectiveness of Policy-Design di Yogyakarta, Selasa (17/9), mengatakan data berkualitas akan mempermudah koordinasi pada rantai nilai global atau global value chain, sekaligus mendukung fasilitasi perdagangan, termasuk perdagangan jasa.

Menurut Destry, digitalisasi telah mendukung kegiatan perdagangan yang lebih beragam dan menjadi bagian penting dalam rantai nilai global. Kontribusi sektor digital menyumbang sekitar 43 persen terhadap nilai tambah asing atau foreign value added dari produk domestik bruto (PDB).

“Sedangkan untuk negara-negara maju yang tergabung dalam OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development), nilai tambah asing sektor industri digital mencapai sekitar 50 persen,” kata Destry.

Workshop, jelasnya, sebagai salah satu upaya untuk membangun kesadaran dan komitmen para pihak baik penyusun (compiler) data maupun pengguna (user) data pada kualitas dan ketersediaan data yang lebih baik untuk perdagangan jasa.

Selain itu, kegiatan tersebut juga sebagai salah satu wujud dari misi bank sentral menciptakan kontribusi nyata bagi perekonomian Indonesia, khususnya dalam upaya mengelola defisit transaksi berjalan.

 

bud/E-10

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment