LRT Jabodebek Beroperasi 2021 | Koran Jakarta
Koran Jakarta | December 11 2019
No Comments
Transportasi Massal | Tarif LRT Bisa di Bawah Rp12.000

LRT Jabodebek Beroperasi 2021

LRT Jabodebek Beroperasi 2021

Foto : ANTARA/RISKY ANDRIANTO
JALUR LRT | Pengendara melintas di dekat pembangunan Light Rail Transit (LRT) di samping jalan Tol Jakarta- Cikampek di kawasan Bekasi Timur, Jawa Barat, Selasa (22/10). Pemerintah Kabupaten Bekasi mengajukan perpanjangan jalur LRT hingga ke Cikarang dengan mengirimkan dua surat resmi permohonan ke Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).
A   A   A   Pengaturan Font
Justifikasi tarif dilakukan dengan sejumlah pertimbangan, termasuk asumsi jumlah penumpang, biaya tertentu yang dikeluarkan hingga pendapatan besar yang bisa ditekan.

 

JAKARTA – Proyek Light Rail Transit Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi (LRT Jabodebek) ditar­getkan selesai untuk semua rute pada 2021.

“Target bulan Juni–Juli 2021 selesai. Operasional LRT akan dilakukan secara langsung ber­samaan pada tahun 2021. Semua rute serentak, tidak bertahap,” kata Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, saat menghadiri acara pengecoran terakhir Jem­batan Lengkung Bentang Pan­jang Kuningan LRT Jabodebek, Senin (11/11).

Ia menambahkan proyek ini diharapkan dapat segera diselesaikan karena sudah ada kota-kota lain yang akan segera menyusul membangun angku­tan massal LRT, yaitu Surabaya, Bandung, Makassar, dan Medan. Selain itu, LRT merupa­kan satu alternatif atau pilihan angkutan massal Indonesia yang dapat diandalkan.

Budi juga menyebutkan agar ke depannya ada suatu inovasi yang dilakukan khususnya dari segi harga sehingga LRT dapat lebih kompetitif. Dirinya ber­harap ada suatu inovasi untuk membuat suatu inovasi dalam segi efisiensi dari segi harga ka­rena jika kita bangun di setiap kota itu dengan suatu harga yang sangat kompetitif pasti memberikan solusi bagi kota-kota yang lain.

“Kami mengapresiasi Adhi Karya selaku pelaksana peker­jaan proyek LRT Jabodebek yang telah bekerja dengan baik proyek yang menggunakan pembiayaan dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Ba­dan Usaha (KPBU). Saya me­lihat Adhi Karya sangat gigih lakukan proyek ini, ini proyek jadi contoh dari segi struktur tingkat kesulitan dan tingkat kesulitan finansial yang diker­jakan melalui skema KPBU,” katanya.

Mulai Beroperasi

Direktur Utama PT Adhi Karya Tbk, Budi Harto, me­ngatakan di sepanjang lintasan LRT Jabodebek nanti terdapat 10 jembatan bentang panjang yang akan dibangun. Tiga di antaranya menggunakan U-Box Girder, dan tujuh lainnya menggunakan Box Girder. Dan jembatan bentang panjang itu dibangun untuk mengakomodir lokasi yang bersimpangan.

Dijelaskan Budi, lemban­gunan prasarana LRT Jabode­bek secara keseluruhan sudah mencapai 66,79 persen hingga awal November 2019). Adapun rinciannya, Cawang–Cibubur 86,2 persen, Cawang–Kunin­gan–Dukuh Atas 58,3 persen dan Cawang–Bekasi Timur 60,5 persen. Pekerjaan pada Lin­tas Pelayanan 1, direncanakan akan selesai paling awal dan akan menjadi sarana uji coba trainset dari kereta LRT Ja­bodebek yang yang diagenda­kan pada Juli 2021 nanti.

Budi menyebutkan tarif Lin­tas Rel Terpadu (LRT) Jabode­bek bisa kurang dari 12.000 rupiah per perjalanan, karena nantinya pemerintah akan me­lakukan justifikasi menjelang operasional.

“Tarif sementara hitun­gannya adalah 12.000 rupiah. Tapi, tentu nanti kita akan me­lakukan justifikasi pada saat menjelang operasional,” kata Budi ditemui dalam seremoni pengecoran jembatan leng­kung bentang panjang LRT Ja­bodebek di kawasan Kuningan, Jakarta, Senin.

Menurut Budi, justifikasi tarif dilakukan dengan sejum­lah pertimbangan, termasuk asumsi jumlah penumpang, biaya tertentu yang dikeluar­kan hingga pendapatan besar yang bisa ditekan. “Nanti, kita lihat justifikasi pada akhir-akhir (menjelang) operasional,” ka­tanya.

Sebelumnya, Budi menge­mukakan bahwa perkiraan tarif LRTJabodebek sebesar 12.000 rupiah untuk setiap perjalan­an. Besaran tersebut telah di­subsidi pemerintah lebih daru separuh harga komersial sebe­sar 25.000 rupiah. mza/P-5

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment