Koran Jakarta | June 27 2019
No Comments
DISKONTO

Manajemen Risiko CIMB Niaga Raih Penghargaan

Manajemen Risiko CIMB Niaga Raih Penghargaan

Foto : ISTIMEWA
BERBASIS TEKNOLOGI - Direktur Risk Management CIMB Niaga Vera Handajani (keempat kiri) didampingi Head of Risk Analytics and Infrastructure CIMB Niaga Yulius Setiawan (ketiga kiri) menerima penghargaan dari Director The Asian Banker, Rona Morgan (keempat kanan) di Bangkok, Thailand, baru-baru ini. Penghargaan itu sebagai pengakuan atas keberhasilan CIMB Niaga menerapkan manajemen risiko kredit berbasis teknologi informasi.
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA-PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) berhasil meraih penghargaan The Credit Risk Technology Implementation of the Year pada ajang The Asian Banker Risk Management Awards Programme 2019yang diselenggarakan oleh The Asian Banker di Bangkok, Thailand, baru-baru ini.

Penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan dari lembaga bereputasi internasional atas keberhasilan CIMB Niaga dalam mengimplementasikan manajemen risiko kredit berbasis teknologi informasi melalui sistem aplikasiCredit Risk Parameters System - Risk Weighted Assets (CRIPA-SRWA).

“Kami mengucap syukur atas apresiasi yang diberikanThe Asian Banker kepada CIMB Niaga dan bangga menjadi salah satu bank yang dinilai memiliki sistem pengelolaan manajemen risiko kredit, dan perhitungan ATMR Risiko kredit terbaik di industri perbankan Asia. Semoga penghargaan ini semakin meningkatkan kepercayaan nasabah dan stakeholders kepada CIMB Niaga,” kata Direktur Risk Management CIMB Niaga, Vera Handajani,Selasa (11/6).

Vera mengatakan penerapan teknologi dalam manajemen risiko memegang peran kunci dan strategis dalam penetapan strategi dan pengembangan bisnis, serta tidak dapat dipisahkan dalam proses transformasi dan peningkatan risk culture.

Di samping memberikan bank kemampuan untuk mengelola risiko kredit dengan berbasis neraca/aset tertimbang, sistem tersebut juga merupakan solusi yang tepat karena dapat mengedepankan pengelolaan risiko kredit secara terintegrasi melalui otomasi seluruh sistem dan data.

Lebih lanjut, implementasi teknologi dalam manajemen risiko di bank tersebut dilakukan secara end to end dengan menggunakan perangkat lunak (software) yang tepat, kapasitas infrastruktur(hardware) yang termutakhir, integritas data yang baik, serta SDM pengelola yang kompeten, sehingga bank dapat mengambil keputusan kredit, melakukan berbagai analisa dan portfolio management kredit berdasarkan pendekatan dan pertimbangan risiko yang lebih canggih dan terukur. 

 

bud/E-9

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment