Marquez Nilai Musim 2020 Bakal Lebih Sengit | Koran Jakarta
Koran Jakarta | December 11 2019
No Comments

Marquez Nilai Musim 2020 Bakal Lebih Sengit

Marquez Nilai Musim 2020 Bakal Lebih Sengit

Foto : AFP/ JOSE JORDAN
A   A   A   Pengaturan Font

CERVERA – Juara dunia MotoGP 2019, Marc Marquez menyebut 2019 adalah musim terbaik di dalam kariernya. Namun, untuk musim MotoGP 2020, pembalap Repsol Honda itu menilai persain­gan bakal lebih ketat lagi.

Marquez begitu dominan di MotoGP tahun ini dengan merebut 11 keme­nangan dari 17 balapan yang dituntaskan dan tidak pernah finis lebih buruk dari posisi kedua.

Atas penampilan fenomenal itu, pembalap berjuluk Baby Alien itu mampu mengunci ge­lar juara dunia kedelapan di Thailand saat ke­juaraan masih menyisakan empat seri. Saat ini Marquez mengoleksi 395 poin usai menjadi runner-up di Sepang, Malaysia dua pekan lalu.

Perolehan tersebut memastikan pebalap berusia 26 tahun itu sebagai pemilik rekor poin tertinggi dalam satu musim MotoGP, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Jorge Lorenzo (383) pada 2010.

Mengingat MotoGP 2019 masih menyisakan seri terakhir di Valencia pada Minggu (17/11), Marquez sangat memungkinkan menembus 400 poin di akhir musim ini. Selain penampilan yang nyaris sempurna, tahun ini terasa semakin istimewa bagi Marquez. Me­nyusul sukses adik kandungnya, Alex, yang tampil sebagai kampiun di kelas Moto2.

“Selalu menyenangkan untuk merayakan titel juara di Cervera, tapi tahun ini aku begitu bersemangat karena bisa melakukannya dengan adikku Alex, di mana kami sama-sama memenangi Kejuaraan Dunia di 2019,” Mar­quez mengatakan dikutip Crash. “Ini adalah gelar juara dunia kedelapan yang kupunya se­karang, sebuah pencapaian yang besar yang harus kunikmati,” ujarnya.

“2019 adalah tahun terbaikku di MotoGP dan yang terbaik dalam karierku. Sebuah mu­sim yang sempurna yang akan sangat sulit diulang. Meskipun begitu, tahun depan ku­harap kami akan mendekati banyak hal den­gan cara yang sama dan dengan target yang sama: menjadi juara lagi.” AFP/S-2

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment