Koran Jakarta | June 27 2019
No Comments
Penegakan Hukum

Menko Polhukam: Mantan Danjen Kopassus Tersangka Senjata Ilegal

Menko Polhukam: Mantan Danjen Kopassus Tersangka Senjata Ilegal

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Menteri Koordi­nator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Pol­hukam), Wiranto, menjelaskan penangkapan mantan Kom­andan Jenderal (Danjen) Ko­mando Pasukan Khusus (Ko­passus), Mayjen TNI (Purn) Soenarko, terkait dengan se­jumlah ucapannya dan dugaan adanya senjata gelap dari Aceh.

“Jadi supaya tidak simpang siur ya, memang penangkapan Mayor Jenderal Purnawirawan Soenarko berkaitan dengan ucapan-ucapan beliau pada saat ada penjelasan kepada anak buahnya yang terekam dan diviralkan. Lalu, juga ada keterkaitan dengan adanya senjata gelap yang dari Aceh yang diindikasikan diduga di­minta oleh yang bersangkutan untuk maksud tertentu yang kita tidak tahu, tapi tentu me­langgar hukum,” kata Wiranto, di lingkungan Istana Kepresi­denan Jakarta, Selasa (21/5).

Soenarko dilaporkan oleh Humisar Sahala dengan Nomor: LP/B/0489/V/2019/Bareskrim tertanggal 20 Mei 2019, dengan tuduhan Tindak Pidana Makar UU Nomor 1 Tahun 1946 ten­tang KUHP Pasal 110 jo Pasal 108 Ayat (1) dan Kejahatan ter­hadap Ketertiban Umum UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 163 bis jo Pasal 146.

Humisar mengatakan sebe­lumnya ia melihat video Soe­narko yang viral di situs berbagi video, YouTube dan merasa re­sah atas pernyataan Soenarko di rekaman video tersebut. “Itu­lah yang sekarang sedang disi­dik kepolisian, kita tunggu saja hasilnya,” tambah Wiranto.

Menurut Wiranto, dengan penangkapan tersebut, aparat penegak hukum betul-betul tan­pa pandang bulu menindak sia­pa pun yang melanggar hukum.

“Di sini kita harus melihat hitam putih. Jangan dikaitkan dengan politik, dikaitkan pil­pres, dengan pemilu, siapa pun yang melanggar hukum ada hu­kum yang kita tegakkan. Aparat penegak hukum pasti menin­dak tegas,” ungkap Wiranto.

Pada Senin (20/5) malam, penyidik Mabes Polri dan POM TNI melakukan penyidikan terhadap Soenarko, lalu dilan­jutkan pemeriksaan di Markas Puspom TNI, Cilangkap. Saat ini, Soenarko menjadi tahanan Polri dan dititipkan di Rumah Tahanan Militer Guntur.

Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen), TNI Mayjen Sisriadi, menyatakan eks Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko ditangkap atas dugaan kasus penyelun­dupan senjata. Kini, Soenarko ditahan di Rutan Militer Guntur.

“Terkait kasus penyelun­dupan senjata, perlu dijelaskan tadi malam telah dilakukan pe­nyidikan terhadap oknum yang diduga sebagai pelaku pada waktu bersamaan oleh penyidik dari Mabes Polri dan penyidik dari POM TNI. Penyidikan di­lakukan di Markas Puspom TNI, Cilangkap. Hal ini dilakukan karena salah satu oknum yang diduga pelaku berstatus sipil (Mayjen Purn S),” ujar Sisriadi.

Ditambahkan, selain Soenar­ko, tim menangkap satu orang berstatus militer, yakni Praka BP. “Praka BP menjadi tahanan TNI di Rumah Tahanan Militer Gun­tur,” ujar Sisriadi. fdl/AR-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment