Mobil Listrik: Mobilitas Masa Depan | Koran Jakarta
Koran Jakarta | December 11 2019
No Comments

Mobil Listrik: Mobilitas Masa Depan

Mobil Listrik: Mobilitas Masa Depan

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Pabrikan global meluncurkan mobil konsep untuk pertama kalinya di ajang Tokyo Motor Show 2019.

Pada Tokyo Motor Show 2019 yang berlangsung antara 24 Oktober hingga 4 November 2019, beberapa pabrikan seperti Nissan, Honda, Mitsubishi, Lexus, dan Mazda menghadirkan teknologi mobil listrik terbarunya. Nissan, misalnya, meluncurkan mobil konsep Ariya untuk pertama kalinya.

Ariya merupakan crossover listrik berdimenasi panjang 4.600mm, lebar 1.920mm, dan tinggi 1630mm. Mobil ini disebut sebagai penanda era baru Nissan dalam mendefinisikan ulang filosofinya untuk fase evolusi kendaraan bermotor selanjutnya.

“Konsep Ariya merupakan kolaborasi yang kuat antara desain dan keahlian teknik. Ini adalah tahap selanjutnya dari bahasa desain masa depan Nissan, sejalan dengan era baru kata perwakilan eksekutif,” ujara Nissan Motor Co., Ltd Yasuhiro Yamauchi, melalui keterangan tertulis.

Bersama dengan Nissan IMk, Ariya menjadi sebagai lambang visi baru Nissan atas identitas merek mobil yang serba listrik, dan bakal meninggalkan mesin konvensional yang memiliki sejumlah kekurangan.

Yamauchi menambahkan, Nissan merancang Ariya denga bertumpu pada tiga pilar Nissan Intelligent Mobility berupa Intelligent Driving, Intelligent Power, dan Intelligent Integration. Konsep ini menawarkan pengalaman berkendara dengan seutuhnya baru, yang menggabungkan teknologi kendaraan listrik canggih dengan konektivitas antar manusia dengan mesin.

Dengan sistem bantuan pengemudi ProPILOT 2.0, pengguna diajak melakukan perjalanan nyaman dan percaya diri. Tenagnya berasal motor listrik yang berada di semua roda dengan sistem pemisahan torsi ATTESA E-TS Nissan GT-R dan sistem 4X4 cerdas Nissan Patrol untuk mengelola pengiriman daya dan rem secara otomatis.

Sedangkan Mitsubishi Motor Corporation (MMC) mengenalkan konsep mobil listrik berdesain unik, Mi-Tech Buggy. “Kami berdedikasi pada teknologi elektrifikasi, khususnya plug-in hybrids (PHEV),” kata Chief Executive Officer MMC, Takao Kato, dalam keterangan siaran pers.

MMC menegaskan bahwa Mi-Tech dibangun untuk menjadi SUV plug-in hybrid kecil yang memberikan kesenangan berkendara dan kepercayaan diri yang tak tertandingi atas semua medan dalam cahaya.

Desain Buggy yang unik sengaja ditonjolkan Mitsubishi untuk memberikan kesan dinamis pada mobil. Kendaraan berkapasitas dua penumpang itu terlihat gagah dengan wajah yang besar namun berbodi imut.

Nuansa kendaraan listrik juga diperlihatkan dengan warna biru muda dikombinasi corak tembaga. Wajah depan mobil memperlihatkan ciri khas Mitsubishi yang kental dengan desain Dynamic Shield berbentuk huruf X, ditambah dengan lampur berbentuk T untuk memberikan kesan tegas.

Sementara, melalui mobil konsep LF-30 Electrified, Lexus ingin mewujudkan visi powertrains masa depan. Mobil ini ditenagai oleh empat motor listrik menghasilkan performa puncak hingga 536 tenaga kuda.

Selain tenaga yang melimpah LF-30 Electrified mengintegrasikan teknologi control motor. “Dengan teknolohi kontrol motor yang tepat, memungkinkan pengguna mewujudkan kendali kendara jauh lebih baik yang tidak dapat dicapai oleh kendaraan bensin konvensional,” ujar Presiden Lexus International, Yoshihiro Sawa.

LF-30 Electrified juga memiliki teknologi kontrol postur, untuk memberikan pengalaman baru, memungkinkan satu kendaraan untuk memberikan karakteristik masing-masing jenis drivetrain, yakni front rear dan all wheel drive. Keduanya secara fleksibel mengendalikan torsi penggerak motor dan memberikan kontrol independen terhadap masing-masing dari keempat roda penggerak.

Kontrol postur memungkinkan pengemudi untuk menikmati berkendara secara ideal dalam kondisi apapun,“Kami berencana untuk menggunakan kontrol postur canggih sebagai teknologi inti dari kendaraan Lexus Electrified di masa depan, dan mengadopsinya pada semua kendaraan listrik kami,” lanjut Yoshihiro.

Tidak mau ketinggalan Mazda Motor Corporation menghadirkan kendaraan SUV listrik pertama kalinya pada Tokyo Motor Show 2019 dengan nama MX 30. Kendaraan bagian dari seri CX versi listrik ini mengusung konsep Car-as- Art atau mobil sebagai seni.

Didasarkan pada konsep Human Modern, desain MX-30 tetap menganut desain Kodo Soul of Motion yang indah. Selain lega dan menggunakan material ramah lingkungan MX- 30 mengadopsi freestyle doors2, dengan engsel pintu belakang berada di bodi belakang.

“Kami akan terus berusaha untuk menghadirkan produk dan teknologi yang kreatif sehingga pelanggan kami akan menyukai dan percaya pada Mazda untuk waktu yang lama,” kata Representative Director, President, and CEO Mazda Motor Corporation di Tokyo Motor Show 2019, Akira Marumoto. hay/E-6

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment