Koran Jakarta | June 27 2019
No Comments

Mudik Naik Kapal Itu Nyaman

Mudik Naik Kapal Itu Nyaman

Foto : ANTARA/Zabur Karuru
Turun dari kapal - Sejumlah penumpang Kapal Pelni Leuser asal Sampit, Kalimantan Tengah, menuruni tangga ketika kapal yang mereka tumpangi bersandar di Dermaga Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, baru-baru ini.
A   A   A   Pengaturan Font

Sebanyak 5.104 penum­pang kapal pemudik dari berbagai daerah In­donesia sudah kembali ke Ja­karta sejak Minggu (9/6) me­lalui Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. Mengutip data di Pos Kementerian Perhubungan Pelabuhan Tanjung Priok, jumlah penumpang tersebut dari enam kapal yang datang dari pelabuhan asal Lampung dan Semarang pada Minggu (9/6) dan Selasa (11/6).

Penumpang paling banyak tiba pada hari Selasa dari Se­marang menggunakan Kapal Dobonsolo yang mengangkut 2.067 penumpang. Selain itu, kedatangan pada hari Minggu (9/6) juga dari destinasi dan kapal yang sama sebanyak 1.542 penumpang. Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok, Wim Hutajulo Kasielala menyebut­kan keenam kapal tersebut merupakan kapal program mudik gratis 2019 dari Kemen­terian Perhubungan.

Petugas jaga di pos Kemen­terian Perhubungan dari Kan­tor Kesyahbandaran Utama Tanjung, Priok Edward Naing­golan mengatakan kapal mudik gratis masih akan menjemput satu kali lagi dari Semarang ke Tanjung Priok Jakarta menggu­nakan KM Dobonsolo. Setelah itu, tinggal kapal pemberang­katan dan tiba reguler yang berlayar dan bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok.

Tak Ada Kendala

Menurut Edward, tidak ada kendala cuaca apa pun yang berarti sejak pemberangkatan arus mudik maupun arus balik dari Pelabuhan Tanjung Priok sehingga perjalanan kapal berjalan lancar. “Dari Syahbandar Tanjung Priok sampai saat ini belum ada perintah penundaan pela­yaran,” kata Edward.

Tingginya harga tiket pesawat pada musim mudik Lebaran 2019 membuat ma­syarakat mengalihkan moda transportasi untuk pulang ke kampung halaman meng­gunakan kapal laut. Nasikin (45 tahun), warga Kota Batam yang baru berkesempatan mudik ke Provinsi Kepulauan Riau mengaku sudah sering menggunakan moda trans­portasi kapal laut.

Nasikin berangkat meng­gunakan KM Kelud tujuan Batam. Dia membeli tiket kelas 2A seharga 556 ribu rupiah untuk satu orang de­ngan fasilitas kamar berisi enam penumpang dan kamar mandi dalam. Perjalanan laut ke Batam dari Jakarta antara satu hari satu malam atau dua hari satu malam. “Naik kapal laut nyaman, asal sabar,” tegas dia.

mza/Ant/N-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment