Koran Jakarta | November 12 2019
No Comments
Konektivitas Digital

Palapa Ring Menyatukan Indonesia

Palapa Ring Menyatukan Indonesia

Foto : ANTARA/PUSPA PERWITASARI
RESMIKAN PALAPA RING I Presiden Joko Widodo bersama Menkominfo Rudiantara (kanan), Menko Perekonomian Darmin Nasution (kedua kiri), dan Seskab Pramono Anung meresmikan pengoperasian Palapa Ring di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (14/10). Palapa Ring tersebut akan menghubungkan 514 kabupaten dan kota melalui koneksi internet.
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Presiden Joko Widodo mengatakan Palapa Ring atau Tol Langit akan bisa menyatukan negara Indonesia dari Sabang sampai Merauke dan dari Miangas sampai Pulau Rote. Palapa Ring juga dapat menghubungkan seluruh ibu kota di 514 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.

“Semuanya akan bisa ters­ambung, bisa berbincang-bincang, bisa saling mengenal satu sama lain,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sam­butan Peresmian Pengopera­sian Palapa Ring, di Istana Ne­gara Jakarta, Senin (14/10).

Peresmian Palapa Ring di­tandai dengan penandatangan prasasti digital oleh Presiden Jokowi yang didampingi oleh Menkominfo Rudiantara dan Seskab Pramono Anung.

“Untuk Indonesia bagian barat, Palapa Ring telah selesai tahun lalu. Indonesia bagian tengah, awal tahun ini sudah selesai, kemudian yang ter­akhir Indonesia bagian timur akhir Agustus lalu sudah sele­sai,” ucap Presiden.

Presiden berharap dengan adanya konektivitas digital ini ke depan harus mampu dimanfa­atkan untuk kesejahteraan dan kemajuan bangsa, baik itu di sektor ekonomi, sosial, budaya, dan politik.

Selain itu, lanjut Presiden, keberadaan Pa­lapa Ring ini juga diharapkan un­tuk memperkuat pe rdagangan dengan cara menghubung­kan produk-pro­duk UMKM ke jaringan pasar nasional, bah­kan global.

Meski begi­tu, Presiden mengingatkan ke­pada semua warga Indonesia mengenai perkembangan tek­nologi digital dan konektivitas yang semakin cepat tidak boleh disalahkan gunakan untuk hal-hal yang negatif.

“Ujaran kebencian, enggak boleh dipakai untuk ini, fit­nah enggak, untuk hoaks eng­gak, untuk fake news enggak. Ini yang harus dicegah. (Lalu) saling menjelekkan, saling mencela di media sosial harus dihentikan, termasuk mence­gah kejahatan siber dan keja­hatan lainnya agar tidak sema­kin berkembang di negara kita,” tutur Presiden mengingatkan.

Presiden me­namba h k a n , kehadiran Pa­lapa Ring juga harus mampu menghadirkan keadilan bagi se­luruh warga ne­gara Indonesia. “Bagi seluruh aparatur peme­rintah, Saya pe­rintahkan agar memanfaatkan beroperasinya tol langit ini untuk mempercepat terwujudnya bi­rokrasi yang efesien, birokrasi yang melayani yang meningkat­kan akuntabilitas publik, serta akurasi dalam kebijakan-kebi­jakan,” ujarnya.

Jaringan Internet

Dalam kesempatan ini, Pre­siden Jokowi melakukan video conference dengan para kepa­la daerah, di antaranya Bupati Merauke Frederikus Gebze, Wagub Papua Barat, Muham­mad Lakatoni di Sorong, Wagub NTT di Rote Ndao, Bupati Abdul Gafur Mas’ud di Penajam Paser Utara, dan Wali Kota Nazarud­din di Sabang.

Para kepala daerah tersebut satu per satu menyampaikan bahwa jaringan internet sudah cepat di wilayah yang men­jadi tempat video conference. “Nyalanya tidak tentu, itu NTT. Kadang kuat, kadang lemah. Mohon maaf Pak Menteri Rudi­antara saya ngomong apa ada­nya,” ujar Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi, di Rote Ndao.

Mendengar jawaban ter­sebut, Presiden langsung men­impali. Menurut Presiden, Josef tidak perlu takut bicara yang se­benarnya. “Ini era keterbukaan, enggak apa-apa ngomong apa adanya,” jawabnya.

Sebelumnya, Menkominfo Rudiantara mengatakan menu­rut rencana pembangunan Pa­lapa Ring selesai pada kuartal II. Namun, karena kondisi geo­grafis Papua, pembangunan baru selesai pada Agustus.

“Yang Palapa Ring timur, khususnya Papua, Maluku, NTT sampai ke Rote Ndao ren­cananya jadwalnya pada akhir kuartal II, tapi di Papua kondi­si geografisnya yang tidak me­mungkinkan menyelesaikan tepat waktu sehingga baru se­lesai akhir Agustus,” katanya.

Ia menyebut bahwa proyek Palapa Ring ini seperti jalan tol dari internet kecepatan tinggi. fdl/AR-2

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment