Partai Sosialis Raih Kemenangan | Koran Jakarta
Koran Jakarta | December 11 2019
No Comments
Pemilu di Spanyol

Partai Sosialis Raih Kemenangan

Partai Sosialis Raih Kemenangan

Foto : AFP/GABRIEL BOUYS
SOSIALIS MENANG | PM Spanyol yang juga ketua dari Partai Sosialis PSOE, Pedro Sanchez (kiri), berpelukan dengan Sekjen PSOE, Jose Luis Abalos, di markas PSOE di Madrid, Senin (11/11), setelah partainya dinyatakan sebagai pemenang dalam pemilu yang digelar Minggu (10/11) lalu. Dalam pemilu tersebut, PSOE berhasil meraih 120 kursi dari total 350 kursi di parlemen.
A   A   A   Pengaturan Font

MADRID – Partai Sosialis yang dipimpin Perdana Men­teri Spanyol, Pedro Sanchez, PSOE (Partido Socialista Obre­ro Espanol), berhasil meme­nangkan pemilu yang dilak­sanakan pada Minggu (10/11). Walau berhasil meraih keme­nangan, hasil pemilu yang di­umumkan pada Senin (11/11) itu pun telah kembali gagal mengakhiri kebuntuan politik di parlemen karena partai yang menang tak bisa membentuk sebuah pemerintahan mayori­tas.

Hasil pemilu ini tak jauh ber­beda dengan hasil pelaksanaan pemilu pada April lalu. Dalam kurun waktu 4 tahun terakhir, Spanyol telah menggelar 4 kali pemilihan umum.

Dari hasil pemilu yang dige­lar pada Minggu lalu, kubu So­sialis justru kehilangan 3 kursi sehingga posisi ini kian mem­persulit untuk merangkul seku­tu maupun memperkuat aliansi dengan kubu sayap kanan.

“Kubu Sosialis berhasil me­raih 120 kursi (28 persen) dari total 350 kursi di parlemen, se­mentara partai kanan jauh, Vox, yang berada di posisi ke-3, berhasil mendapatkan 52 kursi (15 persen). Raihan kursi Vox di parlemen ini melebihi dua kali lipat dari raihan kursi pada pe­milu sebelumnya,” demikian dilaporkan kantor berita AFP.

“Pada peringkat kedua, par­tai sayap kanan Popular Party berhasil mendapatkan 88 kur­si (hampir 21 persen),” imbuh kantor berita itu.

Menurut analis politik dari Teneo, Antonio Barroso, hasil pemilu yang digelar pada Ming­gu lalu hanya memperpanjang krisis politik di Spanyol. “Ha­sil tersebut justru mempersulit pembentukkan pemerintahan karena parlemen semakin ter­pecah-pecah dan adanya ke­bangkitan dari Vox,” ucap dia.

Dalam penjelasannya, Bar­roso menyatakan bahwa per­pecahan di parlemen akan ja­di masalah besar dan bisa jadi Spanyol akan menggelar pe­milu lagi pada tahun depan.

Krisis Katalonia

Kegagalan Sosialis untuk meraih dukungan suara lebih banyak dalam pemilu di Negeri Matador itu diakibatkan oleh terjadinya krisis separatisme di Katalonia. Dalam beberapa ta­hun terakhir dukungan suara dari kelompok separatis Kata­lonia amat menentukan arah politik di Spanyol.

Dukungan dari Katalonia surut setelah terjadi serangkai­an aksi unjuk rasa yang mem­protes putusan pengadilan tinggi Spanyol yang menjatuh­kan hukuman pada 9 pemim­pin separatis atas peran mere­ka dalam upaya meraih kemer­dekaan pada 2017.

Terjadinya krisis di Kata­lonia itu telah semakin me­nyudutkan PM Sanchez yang terus diserang oleh kubu sayap kanan terutama dari ketua Par­tai Vox, Santiago Abascal, yang meminta Madrid untuk mem­batalkan otonomi di Katalonia dan menuntut penahanan Pre­siden Katalonia, Quim Torra. ang/AFP/I-1

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment