Peluncuran Buku Perpustakaan Nasional RI : “Ikon Peradaban dan Ilmu Pengetahuan” | Koran Jakarta
Koran Jakarta | April 5 2020
No Comments

Peluncuran Buku Perpustakaan Nasional RI : “Ikon Peradaban dan Ilmu Pengetahuan”

Peluncuran Buku Perpustakaan Nasional RI  : “Ikon Peradaban dan Ilmu Pengetahuan”
A   A   A   Pengaturan Font
 

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI)  terus berinovasi dan berkomitmen untuk membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat Indonesia. Komitmen ini diwujudkan dalam berbagai  bentuk strategi khususnya untuk meningkatkan budaya literasi masyarakat Indonesia. Bentuk nyata yang sekarang bisa dirasakan oleh masyarakat Indonesia adalah memberikan pelayanan secara terbuka kepada seluruh masyarakat lewat akses secara digital.  

Perjalanan Perpusnas RI dalam memberikan sumbangsih pada negeri ini, kini dijabarkan dalam sebuah buku dengan judul Perpustakaan  Nasional  :  “Ikon  Peradaban  dan  Ilmu Pengetahuan”. Buku ini  diluncurkan dalam kegiatan Forum  tematik Bakohumas di Ruang Teater Soekarman Gedung Fasilitas Layanan Perpusnas Lt. 2 Jalan Medan Merdeka Selatan No. 11, Jakarta Pusat, Jumat, (6/12/2019). 

Dalam buku ini dijabarkan tentang peran Perpusnas sebagai lembaga pelestarian warisan budaya literasi bangsa. Buku ini juga memuat kisah para founding fathers bangsa Indonesia tentang kecintaan membaca buku, kisah para pegiat literasi pada masa lampau, serta tulisan ringkas sebuah naskah kuno yang telah mendapat pengakuan dunia sebagai Ingatan Dunia/Memory of The World. 

“ Ini menunjukkan arti penting membaca dan betapa bangsa Indonesia sangat kaya dengan warisan literasi yang mencerminkan karakter masyarakat Nusantara yang unik dan beragam,” kata Kepala Perpusnas RI Drs, Muhammad Syarif Bando, MM disaat memberikan sambutan pada acara tersebut. 

Menurutnya, Buku  Perpustakaan  Nasional  sebagai  Ikon  Peradaban  dan  Ilmu  Pengetahuan  ini didedikasikan  sebagai  salah  satu  media  sosialisasi  peran  strategis  Perpusnas  dalam upaya peningkatan literasi masyarakat Indonesia guna meningkatkan kualitas dirinya agar  mampu  meningkatkan  taraf  hidupnya. 

“Termasuk  kiprah  kegiatan  dan  inovasi yang   telah   dilakukan   Perpusnas,   khususnya   pada   tiga   tahun   terakhir   dalam mewujudkan    layanan    pengetahuan,    informasi    nasional-global,    budaya    literasi universal berbasis TIK dan inklusi sosial,” katanya. 

Peluncuran buku ini juga disertai acara Diskusi Panel menghadirkan narasumber, antara lain penulis buku Ikon Peradaban dan Ilmu Pengetahuan Maya Fransiska, Direktur Eksekutif Serikat Perusahaan Pers (SPS) Asmono Wikan, dan Jadi Suriadi dari Wellbeing Institute dengan moderatornya Kepala Biro Hukum dan Perencanaan Perpusnas DR. Joko Santoso, M. Hum.  

Menurut Muhammad Syarif Bando, Perpustakaan  merupakan  elemen sentral  suatu  bangsa  dalam upaya peningkatan   literasi   masyarakatnya   karena   perpustakaan   memiliki   modal terhadap akses informasi, teknologi informasi dan komunikasi, serta budaya universal. Hal   ini   disampaikan   oleh   International   Federation   of   Library   Association   and Institution   (IFLA)   dalam   advokasinya   kepada   PBB   sebagai   upaya   melibatkan perpustakaan         dalam         proses         mewujudkan         Tujuan         Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goal's (SDG's) periode 2015-2030. 

Oleh dasar  tersebut,  PBB kemudian menetapkan bahwa  tujuh dari 17  agenda SDG's melibatkan  perpustakaan  dengan  layanan  berbasis  inklusi  sosial  sebagai  salah  satu instrumen strategis  lintas sektor. Tiga  skala  prioritas  telah  ditetapkan  Perpustakaan Nasional   RI   (Perpusnas)   untuk   membantu   pemerintah   mewujudkan   Rencana Pembangunan  Jangka  Menengah  Nasional  (RPJMN)  IV  periode  2020-2024  sebagai kontribusi  Indonesia  dalam  mewujudkan  Tujuan  Pembangunan  Berkelanjutan  PBB, yakni literasi informasi terapan dan inklusif;, pendampingan masyarakat untuk literasi informasi;, serta pemerataan layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial. 

Di kesempatan yang sama, Kepala Perpusnas juga meresmikan Press Corner Perpusnas. Ruang Press Corner berada di bagian depan Gedung Fasilitas Layanan Perpusnas. Press Corner Perpusnas memuat sejumlah unit komputer lengkap dengan fasilitas serta kecepatan internet yang memadai, pojok coffee break, sarana toilet, dan sofa empuk untuk rehat sejenak. 

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment