Pemerintah Tetapkan Awal Puasa 6 Mei | Koran Jakarta
Koran Jakarta | December 11 2019
No Comments
Sidang Isbat

Pemerintah Tetapkan Awal Puasa 6 Mei

Pemerintah Tetapkan Awal Puasa 6 Mei

Foto : ANTARA/Puspa Perwitasari
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (kanan) didampingi Ketua Komisi VIII DPR Ali Taher (kiri) menyampaikan hasil Sidang Isbat penentuan awal Ramadan 1440 Hijriah di Kementerian Agama, Jakarta, Minggu (5/5/19). Pemerintah mengumumkan 1 Ramadhan 1440 Hijriah jatuh pada Senin, 6 Mei 2019.
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan 1 Ramadan 1440 Hijriah atau awal dimulainya puasa jatuh pada Senin (6/5) dan Lebaran 5 Juni 2019. Keputusan itu diambil setelah menggelar sidang Isbat pada Minggu (5/5).

Hasil sidang Isbat tersebut sama dengan keputusan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, (PBNU). “Dengan dua hal, posisi hilal dan mendengar kesaksian rukyat, seluruh peserta sidang dengan sepakat dan mufakat menetapkan bahwa 1 Ramadan 1440 Hijriah jatuh pada esok, hari Senin 6, Mei 2019,” ujar Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, dalam konferensi pers di Auditorium HM Rasjidi, Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (5/5).

Sidang Isbat yang dipimpin oleh Lukman itu dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya dari PBNU, PP Muhammadiyah, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ketua Komisi VIII DPR, Ali Taher, dan Imam Besar Istiqlal, Nasaruddin Umar. Hadir pula Duta Besar negara-negara sahabat, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama, dan Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama.

Lukman mengatakan Indonesia dalam penentuan 1 Ramadan menggunakan dua metode, yaitu hisab dan rukyat. Sidang diawali dengan pemaparan posisi hilal awal Ramadan oleh Tim Falakiyah Sidang Isbat Kementerian Agama. Setelah pemaparan, usai ibadah salat magrib, masing-masing perwakilan Kemenag yang tersebar di 102 titik melaporkan hasil data hisab dan pantauan rukyatul hilal yang telah dilakukan di seluruh Indonesia.

Sidang Isbat melibatkan unsur Kementerian Agama, DPR, MUI, ormas-ormas Islam, serta perwakilan negara sahabat. Sidang digelar secara tertutup. Lukman menuturkan bahwa ketinggian hilal ada pada posisi 4 derajat, 30 menit, 59 detik, sampai 5 derajat, 42 menit, 59 detik. Lukman mengatakan Kemenag menempatkan tim rukyat di 102 titik di 34 provinsi.

Dari 102 titik, Lukman menerima laporan dari sembilan petugas perukyat yang menyaksikan hilal, di antaranya dari Bangkalan, Gresik, Lamongan, Makassar, Brebes, dan Sukabumi. Sementara itu, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan awal puasa Ramadan 6 Mei dan Lebaran 5 Juni. Meski begitu, Muhammadiyah tetap menghadiri sidang Isbat. 

 

Ant/P-4

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment