Pencabutan Izin Usaha BPR | Koran Jakarta
Koran Jakarta | December 11 2019
No Comments
JUOTA

Pencabutan Izin Usaha BPR

Pencabutan Izin Usaha BPR

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

BANDUNG - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha PT Bank Perkreditan Rakyat Fajar Artha Makmur, yang beralamat di Ruko Graha Depok Mas Blok A Nomor 21, Jalan Arief Rahman Hakim Nomor 3 Kota Depok, Jawa Barat. Penca­butan izin usaha BPR Fajar Artha Makmur ditetapkan melalui Keputusan Anggota Dewan Komisioner (KADK) Nomor KEP- 207/D.03/2019 tanggal 11 November 2019 tentang Pencabutan Izin Usaha PT BPR Fajar Artha Makmur, terhitung sejak tanggal 11 November 2019.

Mempertimbangkan kondisi keuangan BPR yang semakin memburuk dan adanya permasalahan internal BPR yang tidak dapat diselesaikan oleh Pemegang Saham Pengendali BPR ter­sebut serta menunjuk Pasal 38 POJK di atas, maka OJK men­cabut izin usaha BPR tersebut setelah memperoleh pemberita­huan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

LPS akan menjalankan fungsi penjaminan dan melakukan proses likuidasi sesuai Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2004 Tentang Lembaga Penjamin Simpanan sebagaimana diubah dengan UU Nomor 7 Tahun 2009.”OJK mengimbau nasabah PT Bank Perkreditan Rakyat Fajar Artha Makmur agar tetap tenang karena dana masyarakat di perbankan termasuk BPR dijamin LPS sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Kepala OJK Jawa Barat Triana Gunawan, Senin (11/11). tgh/E-12

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment