Pengemudi BeuJek Jadi Peserta BP Jamsostek | Koran Jakarta
Koran Jakarta | December 6 2019
No Comments
Jaminan Sosial

Pengemudi BeuJek Jadi Peserta BP Jamsostek

Pengemudi BeuJek Jadi Peserta BP Jamsostek

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Pemain baru transportasi ojek dalam jaringan (daring), BeuJek, akan mendaftarkan seluruh pengemudinya menjadi peserta program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Untuk tahap awal sebanyak 680 driver telah resmi menjadi peserta program yang dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek.

Langkah tersebut diwujudkan dengan penandatangan nota kesepahaman antara pihak BeuJek dan BP Jamsostek Kantor Cabang Jakarta Cilincing, di Jakarta, akhir pekan lalu.
MoU dilakukan oleh Ketua Koperasi Beu Abadi Nusantara Eka Maulana (pendiri BeuJek) dengan Pejabat Pengganti Sementara (PPS) Kepala Kantor Cabang (Kakacab) BP Jamsostek Jakarta Cilincing, Febrian Khoilullah.

Eka Maulana menyatakan Beujek merupakan usaha transportasi daring yang berbentuk koperasi. Dengan demikian, seluruh pengemudi yang disebutnya sebagai wirausahawan adalah anggota koperasi. “Sesuai aturan koperasi, berarti seluruh wirausahawan kami berhak mendapatkan sisa hasil usaha atau dividen setiap tahunnya,” ujarnya.
Dengan begitu, pola hubungan kerja antara pengurus BeuJek dengan para driver-nya menjadi jelas.

Tidak seperti pola kemitraan atau pola putus seperti pengelola transportasi daring yang ada sebelumnya, termasuk untuk iuran kepesertaan BP Jamsostek, seluruh pengemudi berstatus kepesertaan formal yang iurannya dibayarkan oleh koperasi. Sementara itu, PPS Kakacab BP Jamsostek Jakarta Cilincing, Febrian Khoilullah, mengapresiasi pihak BeuJek yang bertekad melindungi seluruh anggota pengemudinya dengan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. “Program perlindungan sangat penting bagi pekerja apalagi untuk profesi driver ojek yang tergolong berisiko tinggi,” ungkapnya.

Menurutnya, pengemudi BeuJek sebagai tahap awal terdaftar dalam dua program dasar, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian. Dengan program Jaminan Kecelakaan Kerja, maka peserta mendapatkan manfaat pemulihan kecelakaan kerja tanpa batas biaya dan tanpa batas waktu perawatan alias unlimited. Peserta dipulihkan sampai sembuh dan kembali bekerja tanpa harus mengeluarkan sepeserpun biaya rumah sakit.
Sementara itu, perwakilan BP Jamsostek Kanwil DKI Jakarta, Maman Miraz, berharap akan terus meningkatkan kerja sama dengan BeuJek. ruf/E-3

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment