Koran Jakarta | November 12 2019
No Comments
PORTOFOLIO

Penjualan Saham Bank Permata Dilaporkan ke KPK

Penjualan Saham Bank Permata Dilaporkan ke KPK

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Pemilik Bank Bali, Rudy Ramli, mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengadukan dugaan penyimpangan dalam proses pengambilalihan Bank Bali yang kemudian dimerger dengan empat bank menjadi PT Bank Permata Tbk (BNLI).

“Saya rasa ini momen yang baik bagi KPK untuk mengungkap adanya kerugiaan negara pada proses pegambil alihan saham Bank Permata Tbk oleh Standard Chartered Bank,” kata Rudy di Jakarta, Rabu (26/6).

Sebelumnya, Rudy meminta otoritas terkait untuk menghentikan rencana transaksi penjualan saham Bank Permata oleh Standard Chartered Bank. Dia juga meminta dilakukan investigasi khusus atas adanya indikasi proses transaksi pengambilalihan saham Bank Permata oleh Standard Chartered Bank, yang cacat hukum pada tahun 2004.

Menurut Rudy, seharusnya negara tidak akan mengalami kerugiaan triliunan rupiah, untuk menyelamatkan Bank Bali. “Karena pada dasarnya Bank Bali sehat, terbukti dapat bertahan dari krisis 1997-1998 dan keuangannya sangat likuid,” tegas Rudy.

Pengambilalihan Bank Bali bermula lantaran bank tersebut tak dapat menagih piutangnya di tiga bank, yaitu Bank Umum Nasional, Bank Tiara, dan Bank Dagang Negara Indonesia senilai hampir 1,3 triliun rupiah. 

 

yok/AR-2

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment