Koran Jakarta | November 12 2019
No Comments
Choi Jin ri

Polisi Sebut Alami Depresi Berat

Polisi Sebut Alami Depresi Berat

Foto : Istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Penyanyi dan aktris Korea Selatan, Choi Jin-ri yang dikenal de­ngan nama panggung Sulli, ditemukan tewas di rumah­nya, pada Senin (14/10).

Menurut kepolisian Ko­rea Selatan seperti dilansir Kantor Berita AFP, polisi setempat mengatakan bahwa pesohor ber­umur 25 tahun itu menderita "depresi berat". Namun polisi menyatakan penyebab pasti atas kematian Sulli masih diselidiki.

Jenazah Sulli, mantan anggo­ta f(x), ditemukan di rumahnya oleh sang manajer di Seongnam, pro­vinsi Gyeonggi. Menurut AFP melansir data pemerintah Korea Sela­tan, Negara Ginseng memiliki tingkat bunuh diri yang ting­gi di dunia, terutama bagi kalangan usia di bawah 40 tahun. Sulli dikenal sebagai aktris yang bersikap terbuka dan memperjuangkan hak-hak perempuan setelah ia mengalami perundungan dalam jaringan (online).

Usai debut pada 2005, Sulli bersinar ber­sama f(x) pada 2009 kemudi­an menjadi salah satu girl group K-pop papan atas dunia. Dia me­nangguhkan karier bernyanyi pada 2014 setelah berjuang melawan perundungan online, kemudian fokus pada dunia akting.

Sulli yang aktif di media sosial juga membawakan aca­ra televisi yang menampilkan diskusi selebritas mengenai perundungan di media sosial. Kematian Sulli yang menge­jutkan membuat sejumlah acara hiburan di Korea Sela­tan ditunda.

Dilansir Straits Times, agensi SM Entertainment mengata­kan tempat pemakam­an Sulli tidak akan diumum­kan pada publik agar tidak didatangi penggemar dan pewarta.

Agensi besar itu memin­ta media untuk menerima pengumuman itu dengan lapang dada, serta menam­bahkan keluarga Sulli ingin "perjalanan terakhir Sulli" berlangsung "indah".

Menurut Departemen Pemadam Kebakaran Seongnam, gadis 25 tahun yang pernah jadi anggota grup K-pop f(x) itu ditemu­kan meninggal ketika paramedis tiba di lokasi kejadian.

Mereka mengirim am­bulan ke rumah Sulli saat menerima telepon dari ma­najer Sulli pada pukul 15.20 waktu setempat, Senin. Manajer tidak bisa menghu­bungi Sulli setelah terakhir kali menelepon sehari sebe­lumnya.

Paramedis mengatakan Sulli menunjukkan tanda-tanda gagal jantung dan kasus itu diserahkan kepada polisi.

Menurut News Room JTBC, polisi menemukan catatan berisi tulisan tangan Sulli mengenai hidupnya, di rumahnya. Tidak ada tanda-tanda pembobolan di rumahnya.

Mereka meyakini Sulli masih bekerja hingga sehari sebelum kematiannya, dan sudah dijadwalkan un­tuk syuting iklan untuk tas bermerek Stretch Angels.

Kematian Sulli, menurut warganet dunia, adalah con­toh lain dari artis K-pop yang tersudut akibat tekanan industri hiburan. Ant/S-2

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment