Koran Jakarta | November 12 2019
No Comments
Pertemuan Tokoh

Presiden Jokowi-Zulkifli Bahas Amendemen UUD ‘45

Presiden Jokowi-Zulkifli Bahas Amendemen UUD ‘45

Foto : ANTARA/PUSPA PERWITASARI
PERTEMUAN TERTUTUP I Presiden Joko Widodo berbincang dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, pada pertemuan tertutup di Ruang Jepara, Istana Merdeka, Jakarta, Senin (14/10).
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Partai Amanat Nasi­onal (PAN), Zulkifli Hasan, bahas soal rencana amende­men terbatas UUD 1945, dan melambatnya perekonomian global, di Istana Merdeka, Ja­karta, Senin (14/10).

“Saya tadi bertanya mengenai amendemen karena beliau kan mantan Ketua MPR RI 2014–2019. Saya tanya yang sudah dipersiapkan kajian yang lalu itu seperti apa, yang akan datang ini akan kira-kira seperti apa,” ujar Presiden Joko Widodo, usai bertemu Zulkifli Hasan secara tertutup, di Ista­na Merdeka, Jakarta, Senin.

Selain itu, Presiden juga membicarakan soal tantan­gan Indonesia ke depan, teru­tama mengenai melambatnya perekonomian global.

“Tantangan eksternal eko­nomi karena perlambatan ekonomi, semua negara su­dah merasakan. Hal seperti itu perlu dibicarakan dengan ketua-ketua partai sehingga kita memiliki visi yang sama bagaimana menghadapinya dan tahu apa yang harus kita kerjakan,” ucap Presiden.

Sebelumnya, Presiden Jokowi juga bertemu Presiden ke-6 yang juga Ketum De­mokrat, Susilo Bambang Yud­hoyono, dan Ketum Gerindra, Prabowo Subianto.

Sementara itu, Zulkifli Hasan mengatakan substansi amendemen yang akan di­lakukan MPR tidak bersifat teknis, melainkan filosofis dan ideologis.

“Jadi, amendemen yang sangat terbatas itu sifatnya filosofis dan ideologis, yang menggambarkan visi Indo­nesia sampai 100 tahun nanti kayak apa,” kata Zulkifli. fdl/P-4

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment