RI-AS Tingkatkan Kerja Sama Perdagangan hingga 2024 | Koran Jakarta
Koran Jakarta | January 19 2020
1 Comment
Hubungan Bilateral

RI-AS Tingkatkan Kerja Sama Perdagangan hingga 2024

RI-AS Tingkatkan Kerja Sama Perdagangan hingga 2024

Foto : ANTARA/PUSPA PERWITASAR
DEWAN BISNIS AS-ASEAN I Presiden Joko Widodo menerima Ketua Dewan Bisnis AS-Asean, Alexander C Feidman (ketiga kiri) bersama delegasi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (5/12).
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) adalah mitra dagang terbesar keem­pat Indonesia dengan investasi hampir mencapai 1,2 miliar dollar AS. Karena itu, Indone­sia dan AS kembali bersepakat untuk meningkatkan volume perdagangan sebesar 60 miliar dollar AS hingga 2024.

“Saya berharap delegasi bis­nis AS dapat mengoptimalkan peluang untuk mempromosi­kan kerja sama ini,” kata Pre­siden Jokowi saat menerima Delegasi US-Asean Business Council (Dewan Bisnis AS-Ase­an), di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (5/12).

Hadir mendampingi Presi­den, Sekretaris Kabinet (Sesk­ab) Pramono Anung, Menteri Energi dan Sumber Daya Mine­ral (ESDM) Arifin Tasrif, Men­teri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate, dan Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar.

Presiden juga berharap de­legasi bisnis AS dapat meng­optimalkan peluang untuk mempromosikan kerja sama lain, terutama dalam pemba­ngunan infrastruktur dan sum­ber daya manusia.

Presiden menjelaskan bahwa Indonesia terbuka un­tuk kerja sama dengan negara mana pun demi mencapai ke­pentingan yang saling meng­untungkan.

“Dalam kondisi saat ini, AS dan negara-negara Asean baik dalam hal politik, apalagi ke­adilan ekonomi. Kehadiran Amerika Serikat tidak hanya menguntungkan Asean, tetapi juga stabilitas dan kemakmu­ran di kawasan Indo-Pasifik,” ujar Presiden.

UU “Omnibus Law”

Dalam kesempatan itu, Ke­pala Negara ikut menyinggung pertumbuhan ekonomi Asean pada tahun 2018 yang berada pada angka 5,1 persen. Menu­rutnya, angka tersebut jauh le­bih tinggi dari rata-rata global.

“Ekonomi Indonesia dalam lima tahun terakhir telah tum­buh lebih dari 5 persen. Indo­nesia dan Asean akan berlari lebih cepat untuk mendapat­kan pertumbuhan dan peme­rataan,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Men­teri Luar Negeri (Wamenlu), Mahendra Siregar, mengata­kan bahwa dalam pertemuan Presiden dan delegasi dewan bisnis AS-Asean juga menjelas­kan beberapa komitmen dan pelaksanaan kebijakan untuk memperbaiki iklim investasi di Indonesia.

“(Presiden) Juga menjelas­lan langkah-langkah untuk UU Omnibus Law yang bisa sema­kin menyelesaikan beberapa masalah yang bisa dijumpai di bidang investasi,” kata Ma­hendra saat memberikan kete­rangan usai ikut mendampingi Presiden.

Presiden, lanjut Mahendra, juga menyampaikan terkait fokus pemerintah dalam me­ngembangkan sumber daya manusia (SDM). “Seluruh per­usahaan yang hadir juga mem­berikan dukungan yang kuat di masing-masing bidang maupun dalam konteks pembangunan manusia yang lebih luas lagi,” ucap Mahendra.

Saat disinggung apakah da­lam pertemuan juga ikut diba­has mengenai dampak perang dagang AS-Tiongkok ke Asean dan Indonesia, Mahendra me­ngatakan tidak ada. “Enggak bahas itu,” jawabnya. fdl/AR-2

Klik untuk print artikel

View Comments

jessi
Jumat 6/12/2019 | 08:05
Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Sport165 titik co sarana Game online yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
untuk teman teman yang ingin bergabung bersama yang kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Sport165 titik co paling best ya guys...


Submit a Comment