Koran Jakarta | September 18 2019
No Comments
Sistem Pembayaran

Standardisasi QR Code Efektif Awal 2020

Standardisasi QR Code Efektif Awal 2020

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Bank Indone­sia (BI) pada Sabtu (17/8) meluncurkan standar Quick Response (QR) Code untuk pembayaran melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik, atau mo­bile banking yang disebut QR Code Indonesian Standard (QRIS). Peluncuran yang bertepatan dengan HUT ke–74 Kemerdekaan RI itu, kare­na semangatnya sejalan yaitu SDM Unggul Indonesia Maju.

Gubernur BI, Perry Warjiyo mengatakan implementasi QRIS secara nasional efektif berlaku mulai 1 Januari 2020, guna memberikan masa tran­sisi persiapan bagi Penyeleng­gara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP).

“Peluncuran QRIS meru­pakan salah satu im­plementasi Visi Sistem Pembayaran Indonesia (SPI) 2025, yang telah dicanangkan pada Mei 2019 lalu,” kata Perry.

Dalam kesempatan itu, Perry menyampai­kan bahwa QRIS yang mengusung semangat UNGGUL (UNiver­sal, Gam­panG, Un­tung dan Lang­sung), bertu­juan untuk mendorong efisiensi transaksi, mempercepat inklusi keuangan, memajukan UMKM, yang pada akhirnya dapat men­dorong pertumbuhan ekono­mi, untuk Indonesia Maju.

QRIS UNGGUL papar Per­ry mengandung makna, yaitu Pertama, UNiversal, peng­gunaan QRIS bersifat inklusif untuk seluruh lapisan ma­syarakat dan dapat digunakan untuk transaksi pembayaran di domestik dan luar negeri.

Kedua, GampanG, ma­syarakat dapat bertransaksi dengan mudah dan aman dalam satu genggaman pon­sel. Ketiga, Untung, transaksi dengan QRIS menguntungkan pembeli dan penjual karena transaksi berlangsung efisien melalui satu kode QR yang dapat digunakan untuk se­mua aplikasi pembayaran pada ponsel.

Keempat jelasnya yai­tu Langsung, transaksi dengan QRIS langsung ter­jadi, karena prosesnya cepat dan seketika sehingga men­dukung kelancaran sistem pembayaran.

QRIS disusun oleh BI dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), dengan menggunakan standar in­ternasional EMV Co.1 untuk mendukung interkoneksi in­strumen sistem pembayaran yang lebih luas dan menga­komodasi kebutuhan spesifik negara sehingga memudah­kan interoperabilitas antar penyelenggara, antar instru­men, termasuk antar negara.

Tahapan Implementasi

Untuk tahap awal, QRIS fokus pada penerapan QR Code Payment model Mer­chant Presented Mode (MPM) dimana penjual (merchant) yang akan menampilkan QR Code pembayaran untuk dip­indai oleh pembeli (custom­er) ketika melakukan trans­aksi pembayaran.

“Sebelum siap diluncur­kan, spesifikasi teknis standar QR Code dan interkoneksinya telah melewati uji coba (pilot­ing),” kata Perry.

Pada tahap pertama pada bulan September hingga November 2018 dan tahap kedua pada bulan April hingga Mei 2019. bud/E-10

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment