Koran Jakarta | October 16 2019
No Comments

Sukses Berkarier Jadi Karyawan Teladan

Sukses Berkarier Jadi Karyawan Teladan
A   A   A   Pengaturan Font

Pertanyaan:

Bu Rossa, di perusahaan tempat saya bekerja selalu ada "karyawan teladan" yang ditetapkan setiap bulan. Meski belum lama bekerja saya ingin sekali suatu saat bisa menyan­dang predikat tersebut. Peker­jaan saya hanya staff biasa. Mohon tipsnya ya Bu, bagai­mana agar saya bisa sukses ber­karier dan menjadi karyawan teladan.

Jawaban:

Bisa menjadi teladan orang lain, artinya Anda sudah se­langkah lebih maju ketimbang yang lainnya. Tentu saja, di du­nia kerja hal itu akan berdam­pak positif pada karier.

Akan tetapi, tidak mudah untuk menjadi teladan bagi banyak orang di sekitar. Tidak semua orang bisa melakukan­nya. Butuh upaya lebih dan cara yang tepat agar kita dipan­dang atau menjadi teladan di tempat kerja.

Lalu, bagaimana caranya? Seperti dikutip dari Cermati. com, berikut cara agar bisa menjadi teladan dan sukses berkarier.

  1. Percaya Diri

Apapun yang Anda kerjakan dan di mana pun Anda berada, jangan pernah menjadi orang lain. Meniru kebaikan orang lain boleh-boleh saja, tapi ja­ngan sampai menyembunyikan karakter Anda yang sebenar­nya.

Ketika Anda memaksakan diri menjadi orang lain, atau bahkan mengharuskan diri agar sama dengan orang lain, cepat atau lambat Anda akan merasa kelelahan dengan per­mainan tersebut.

Oleh karena itu, percaya dirilah dan percayalah Anda adalah pribadi yang hebat. Jangan mencari simpati orang lain dengan cara keluar dari ke­pribadian Anda. Karena Anda hanya akan merasa semakin terbebani dan melakukan pe­kerjaan tidak sepenuh hati.

  1. Jangan Angin-Anginan dalam Bekerja

Bekerja dengan angin-anginan adalah semangat kerja yang naik-turun dan dapat berubah sewaktu-waktu. Biasa­nya hal ini dipengaruhi oleh mood.

Saat suasana hati baik, maka pekerjaan akan selesai dengan sangat cepat. Akan tetapi, ke­tika suasana hati sedang buruk, pekerjaan tak kunjung usai bahkan membuat atasannya muak melihat hasil kerjanya. Oleh karena itu, berhati-hatilah dalam menjaga semangat kerja.

Selalu konsisten terhadap kelebihan dan kelemahan yang Anda miliki. Utamakan untuk menunjukkan kemampuan Anda dan jangan malu meng­akui kelemahan. Semakin Anda menutupi kelemahan tersebut dengan cara menjadi orang lain, maka semakin berat juga beban yang Anda miliki dalam bekerja.

  1. Pikirkan Anda Ingin Menjadi Pekerja yang Seperti Apa

Anda harus tahu, Anda ingin menjadi pekerja yang seper­ti apa. Tetapkan kedisiplinan dalam menerapkan keinginan Anda tersebut.

Memikirkan hal tersebut bukan berarti ingin mengubah kepribadian Anda. Tapi bukan berarti tidak perlu melaku­kan beberapa perbaikan atau penyempurnaan akan karakter Anda jika dirasa perlu.

Tidak ada yang harus dipalsukan, semua hanya ten­tang penyempurnaan. Jangan lupa untuk mengingat kembali posisi Anda sebelum di masa sekarang. Hal tersebut juga ter­nyata dapat memotivasi Anda untuk menjadi pribadi yang lebih baik, baik dimata rekan kerja maupun atasan.

  1. Jangan Sombong

Apapun pencapaian yang sudah Anda dapatkan seka­rang, jangan pernah sombong. Jadikanlah pencapaian tersebut sebagai motivasi diri untuk me­yakinkan bahwa Anda memang orang hebat.

Tetaplah terbuka dalam mengulurkan bantuan pada mereka yang masih stagnan dalam karier mereka. Tidak ada salahnya untuk membantu me­reka mencari jalan keluar.

Anda pun tentu menyadari banyak proses yang Anda lewati untuk pencapaian ini, bukan? Banyak tantangan dan rintang­an yang Anda lewati yang tidak semua orang ketahui. Oleh sebab itu, yakinkan mereka, bahwa Anda pernah di posisi yang sama.

  1. Siapapun Anda, Layak Jadi Teladan di Tempat Kerja

Agar bisa menjadi teladan, tidak selalu harus berhubungan dengan pencapaian yang besar. Saat Anda berada pada jabatan yang sangat rendah sekalipun, Anda tetap bisa menjadi tela­dan bagi orang lain di tempat kerja, sebab teladan bukanlah tentang “siapa Anda” atau “apa yang Anda lakukan”.

Akan tetapi, lebih mengarah pada bagaimana Anda melaku­kan pekerjaan dan bagaimana Anda bisa disiplin dalam beker­ja. Tetap rendah hati meskipun karier sedang meroket, selalu percaya diri, dan bersikaplah konsisten dalam menyelesai­kan pekerjaan.

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment