Koran Jakarta | November 12 2019
No Comments
Tokoh Politik

Surya Paloh-Prabowo Sepakat Prioritaskan Kepentingan Nasional

Surya Paloh-Prabowo Sepakat Prioritaskan Kepentingan Nasional

Foto : antara/Dhemas Reviyanto
Berjabat Tangan I Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (tengah) usai melakukan pertemuan di kawasan Permata Hijau, Jakarta, Minggu (13/10).
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, menemui Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, di kediaman Surya di Kawasan Permata Hijau, Ke­bayoran Lama, Jakarta Sela­tan, Minggu (13/10). Prabowo mengaku memiliki banyak ke­samaan alam konteks berne­gara dengan Surya Paloh.

“Kami bersahabat sudah cukup lama. Kadang berbeda, kadang berseberangan, tapi dalam suasana cinta Tanah Air, kita satu. Kita cinta negara ini,” kata Prabowo usai berte­mu Surya Paloh di kediaman Surya Paloh di kawasan Per­mata Hijau, Jakarta, Minggu malam.

Prabowo tiba di kediaman Surya sekitar pukul 18.30 WIB dengan menumpang Toyota Alphard putih berplat nomor B 108 PSD.

Prabowo menjelaskan, dia dan Surya membahas sejum­lah isu. Keduanya sepakat menempatkan kepentingan nasional di atas kepentingan pribadi.

“Tadi kita bahas, kita temu­kan titik-titik persamaan baik. Kita tidak ingin Indonesia ru­sak, tidak ingin negara pecah belah dan sepakat menjaga keutuhan dan persatuan. Kita sepakat menempatkan kepen­tingan nasional di atas kepen­tingan pribadi,” kata Prabowo.

Pertemuan ini dilakukan Prabowo setelah beberapa hari sebelumnya bertemu Presiden Jokowi di Istana.

Sementara itu, Sekjen Par­tai NasDem, Johnny G Plate, membacakan kesepakatan antara Prabowo dan Surya Paloh. Johnny mengatakan kedua pemimpin partai poli­tik itu sepakat untuk memper­baiki citra partai politik de­ngan meletakkan kepentingan nasional di atas kepentingan lain. Menjadikan persatu­an nasional sebagai orientasi perjuangan serta menjaga keutuhan bangsa.

Selain itu, kedua pemim­pin partai politik itu sepakat melakukan segala hal yang dianggap perlu untuk mence­gah dan melawan segala tin­dakan radikalisme berdasar paham apa pun yang dapat merongrong ideologi Pan­casila dan konsensus dasar kebangsaan.

Kedua pemimpin partai politik itu juga sepakat bahwa amendemen UUD 1945 sebaik­nya bersifat menyeluruh yang menyangkut keutuhan tata kelola negara, yang disesuai­kan dengan tantangan kekinian dan kehidupan berbangsa yang lebih baik. ags/P-4

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment