Tanker Iran Dihantam Misil | Koran Jakarta
Koran Jakarta | December 11 2019
No Comments
Konflik Timur Tengah l Serangan Tanker Sebabkan Laut Merah Tercemar Tumpahan Minyak

Tanker Iran Dihantam Misil

Tanker Iran Dihantam Misil

Foto : AFP/IRIB TV
TANKER SABITI l Cuplikan gambar yang dipublikasikan stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB, pada Kamis (10/10) memperlihatkan kapal tanker Sabiti sedang berlayar di Laut Merah. Tanker Iran ini pada Jumat (11/10) mengalami dua ledakan yang diduga akibat serangan misil saat berlayar sekitar 60 mil laut dari lepas pantai Pelanuhan Jeddah di Arab Saudi.
A   A   A   Pengaturan Font

Sebuah tanker Iran, Sabiti, terkena hantaman misil pada Jumat (11/10). Narasumber di Teheran menyatakan bahwa serangan terhadap tanker miliknya dilakukan oleh teroris.

TEHERAN – Sebuah tanker Iran diduga diserang oleh misil saat berlayar di lepas pantai wilayah perairan Arab Saudi pada Jumat (11/10). Serangan misil itu merupakan yang pertama menargetkan tanker milik Iran sejak serangkaian serangan di kawasan Teluk dimana Amerika Serikat (AS) menyatakan Iran jadi dalang dari semua serangan itu.
“Lambung tanker Sabiti terkena dua ledakan saat berada di lepas pantai sekitar 60 mil laut dari Pelabuhan Jeddah. Ledakan itu diduga akibat serangan misil,” demikian pernyataan National Iranian Tanker Company (NITC) yang memiliki tanker Sabiti.


“Seluruh awak tanker selamat dan kondisi kapal masih stabil,” imbuh NITC sembari menyangkal bahwa misil itu diluncurkan dari teritorial Arab Saudi.
NITC menambahkan bahwa tanker Sabiti saat ini secara perlahan masih bisa berlayar di perairan Teluk dan para awaknya sedang berupaya menambal kebocoran akibat ledakan. Perusahaan itu juga membantah laporan yang menyebut ledakan memicu kebakaran di kapal.

“Tidak ada api di atas kapal dan kapal itu benar-benar stabil,” tambah mereka.
Mendengar serangan terhadap tankernya, Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan serangan terjadi saat Sabiti berada dekat koridor perlintasan di timur Laut Merah. “Kebocoran tanker mengakibatkan tumpahnya minyak ke Laut Merah,” demikian pernyataan kementerian itu. “Yang bertanggung jawab atas insiden ini termasuk yang menyebabkan polusi serius, ditujukan pada pelaku dari aksi nekad ini,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi.


Serangan Teroris
Sementara itu kantor berita ISNA yang mengutip seorang narasumber rahasia menyebutkan bahwa tanker Sabiti diserang oleh teroris. “Para ahli meyakini bahwa itu adalah serangan teroris,” kata narasumber tersebut.
Akibat terdengar kabar serangan tanker itu, harga minyak dunia otomatis naik sebesar 2 persen. Serangan itu terjadi setelah beberapa pekan lalu terjadi serangan atas dua instalasi minyak terbesar di Arab Saudi yang diklaim dilakukan oleh kelompok Houthi di Yaman yang bersekutu dengan Iran.


Serangan terhadap instalasi minyak terbesar di Arab Saudi itu mengakibatkan penurunan produksi minyak global sebesar 5 persen.
Menurut layanan pemantau kapal, TankerTrackers, saat diserang Sabiti sedang membawa 1 juta barel minyak dan sedang pergi menuju ke kawasan Teluk.
Insiden yang menerpa Sabiti tak jauh dari lokasi saat tanker Iran lainnya, Happiness 1, mengalami kerusakan pada awal Mei lalu. Tanker Happiness 1 kemudian diperbaiki di Arab Saudi dan sempat ditahan negara itu hingga akhirnya dilepaskan pada 21 Juli lalu.


Iran bertikai dengan AS dan negara sekutu AS di Timur Tengah sejak Presiden Donald Trump menarik negaranya dari kesepakatan nuklir Iran 2015. Kesepakatan nuklir itu tadinya bertujuan untuk memberikan kelunakan sanksi terhadap Teheran dengan balasan Iran harus menghentikan program nuklirnya. SB/AFP/I-1

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment